RSS

nasib mak comblang

"aku suka sama dia. tolong kenalin aku sama dia dong!"

kalimat itulah yang dia katakan kepadaku lima hari yang lalu.
karena (mungkin) saking baiknya aku, aku mau saja comblang-in dia ke temanku.
peranku di sini sangatlah penting.
mulai dari mereka masih jauh, hingga mereka menjadi sedekat hari ini.

dari balik sayup-sayup hembusan angin, kulihat mereka, begitu akrab.
haruskah aku bangga karena aku telah berhasil menyatukan dua insan.
ataukah aku harus menyesal.

ketika ku terlalu baik, aku pun merasa bisa menyesal juga.
habis manis sepah dibuang.

aku telah tak dianggap olehnya.
tak dianggap betapa pentingnya peranku dalam perjalanan cintanya.

aku pergi meninggalkan mereka yang sedang tertawa, seakan-akan lupa padaku.
pergi.
benar-benar pergi.

tiba-tiba.
"hei, kamu kenal dia kan? titip salam ya!"

huuuh, mulai lagi bekerja dengan sikap sok baik dan sok ikhlas.

0 komentar:

Posting Komentar