Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Pagi ke malam hari tak pernah terlintas di hati
Bahkan di saat sendiri aku tak pernah merasa sepi
Sampai akhirnya kusadari aku tak bisa terus begini
Aku harus berusaha tapi mulai darimana
Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiri
Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Teman-temanku berkata yang kau cari seperti apa
Ku hanya bisa tertawa nanti pasti ada waktunya
Walau jauh dilubuk hati aku tak ingin terus begini
Aku harus berusaha tapi mulai dari mana
Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiri
Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Jauh di lubuk hati aku tak ingin sendiri
#lubukhatipalingdalam
Tampilkan postingan dengan label favorit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label favorit. Tampilkan semua postingan
Berburu Yotsuba
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Kamis, September 10, 2015
Pada tau nggak apa itu Yotsuba?
Itu lhooo.. Komik yang unyu banget...
Ya udah sih yaa... Gak usah dijelaskan apa itu Yotsuba, yang jelas aku disini mau cerita tentang perjuanganku mencari komik Yotsuba sampe lengkap.
Pada awal tau ada komik Yotsuba itu waktu aku di tempat rental komik deket rumah (yang sekarang udah tak terlihat keberadaannya). Pas direkomendasiin sama masnya yang jaga, aku jadi penasaran buat baca. Ternyata ini lucu banget dan aku enjoy banget pas baca.
Dan pada akhirnya kuputuskan untuk mengoleksinya.. (yeaaahh..!!)
Yotsuba 1 terbit saat aku SMA kelas 3 (2009), dan aku langsung membelinya. Untungnya masih belum banyak yang minat membelinya.
Yotsuba 2 terbit tidak jauh dari yang pertama. Masih aman, peminat masih dikit.
Dan di tahap ini usaha dalam hal "berburu koleksi" terhenti seketika karena UAN (belajar donk yaaa..)
UAN kelar, ada ujian masuk perguruan tinggi, les dan les dan bla bla bla.
Habis itu ospek dan lalalala..
Oke setelah kerempongan itu terlewati dengan lancar, aku melanjutkan perburuan. (yeeaaahh!!)
Jalan-jalan ke toko buku diskon terdekat, dan trerereng~~~ YOTSUBA UDAH SAMPE 7 !!!
Lalu, mana volume 3-6 nya? HABIS !!! T_____T
Oh my... aku kecolongan.. Yotsuba ku diambil orang! Tidak bisa kubiarkan..!!
Aku cari ke toko buku bukan diskon pun tak ada. Aku harus berbuat apa ini?
Oke baiklah...
Yotsuba 7 terbeli T_T ~~ dan aku nggak mau kecolongan lagi. Aku rutin ngecek di twitternya toko buku biar gak ketinggalan volume. Alhasil....
Yotsuba 8 sampe 12 kebeli dengan diskon dari toko buku diskon *bangga*
Aku harus bagaimana ini? Aku harus mencari kemana lagi Yotsuba 3-6 ? :'(
Kesabaran menjawab semuanya (halaaah~)
Awal tahun 2015 dikabarkan bahwa Yotsuba bakal terbit ulaaaaang!!! It's something!!
Mari berburu lagi~~~
Yotsuba 3 terbeli dengan mulus.
Yotsuba 4 terbeli dengan ihwaow.
Yotsuba 6 terbeli dengan beruntung.
Lalu Yotsuba 5 ?
KELEWAT LAGI ~~~ udah kehabisan T_T
Aku searching pake komputer pencarian di toko buku, ada stoknya tapi tinggal satu. Apakah ini dapat dipercaya? Apa salahnya dicari?
Aku mencari mencari dan mencari~
Akhirnya ketemu!! Tapiiii.... udah rusak T_T
Nggak mungkin aku beli harga baru tapi kondisi rusak :(
Baiklah, mungkin aku harus bersabar lagi.. :')
#ceritatidakpenting
[[UPDATE]]
Gue udah dapet Yotsuba 5 yeaaayy!!!
Beli di toko buku bukan diskon, tinggal satu juga tapi masih segelan.. Yesss!!!
Mari kita ucapkan Alhamdulillah :)
Tumblr - Yotsuba, setelah nananina yang melelahkan
Berburu Film Thailand
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Rabu, Oktober 15, 2014
Kategori
favorit,
film,
hobby,
just for fun
/
Comments: (0)
Akhir-akhir ini aku udah agak menjauh sama jejepangan. Dan entah kenapa aku sekarang lagi tertarik sama film thailand. Yang awalnya aku nggak terlalu suka sama cara ngomong orang-orang thailand, sekarang aku malah jadi terbiasa dengan logat mereka.
"Saa wa dee khaaa~~~"
Baru beberapa sih yang aku tonton:
"Saa wa dee khaaa~~~"
Baru beberapa sih yang aku tonton:
Maka ku temukan duniaku
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Minggu, April 13, 2014
Kategori
curhat,
favorit,
hobby,
just for fun
/
Comments: (0)
"Beri aku kertas sisa, gunting, dan lem. Maka ku temukan duniaku."
Kutipan yang aku ambil dari status fb-ku sendiri. Hahaha. Agak narsis emang, tapi kadang aku suka sama kalimat-kalimatku sendiri, terutama yang muncul tiba-tiba.
Seharian tadi, aku bebersih kamar. Membereskan "pernak-pernik" yang aku "awetkan" di dalam kamar dengan fiksatif sarang laba-laba.
Aku punya kebiasaan buruk dengan semua barang-barangku, yaitu aku terlalu "melankolis". Semacam mengancamku untuk tidak membuang barang-barang itu.
Kutipan yang aku ambil dari status fb-ku sendiri. Hahaha. Agak narsis emang, tapi kadang aku suka sama kalimat-kalimatku sendiri, terutama yang muncul tiba-tiba.
Seharian tadi, aku bebersih kamar. Membereskan "pernak-pernik" yang aku "awetkan" di dalam kamar dengan fiksatif sarang laba-laba.
Aku punya kebiasaan buruk dengan semua barang-barangku, yaitu aku terlalu "melankolis". Semacam mengancamku untuk tidak membuang barang-barang itu.
Masa Lalu? Masa Depan? Entahlah..
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Jumat, Maret 01, 2013
Kategori
cerita hidup,
favorit,
pengalaman
/
Comments: (0)
![]() |
| secuil kisah masa lalu |
Iseng-iseng aku buka lemari, ada sesuatu yg sampe berdebu-debu. Sampe lupa kapan terakhir aku menyentuhnya. Hahaha.. Iseng-isengnya nambah lagi saat aku mengumpulkannya jadi satu.
Entah kapan lagi aku bisa menyelami hal-hal yang berkaitan dengan barang-barang berdebu ini..
Akan tetap jadi masa lalu atau bahkan akan jadi masa depanku? Entahlah..
Katanya sih ini namanya ulang taun
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Minggu, November 11, 2012
Kategori
favorit,
pengalaman
/
Comments: (0)
Hari ini aku disibukkan oleh hal-hal yang tak terencana.
Harusnya aku ke Sunmor pagi ini, tapi gagal gara2 harus ke lapangan. Grr...
Sunmor.. Sunday Morning.. Kenapa nggak jadi Sunnite aja, atau Monmor? Atau Tuesmor gitu. Biar aku bisa tetep belanja murah di hari selain Minggu (-_-)
Di daerah yang nan jauh disana, motor diparkir dan aku harus jalan kaki berjam-jam biar bisa kelar acaranya. Bersama-sama temen-temen yang lain, aku menikmati perjalanan yang super itu. PANAS.
Sampai di tujuan, aku istirahat, minum, trus melakukan apa aja yang bisa mengembalikan energi.
Di daerah yang nan jauh disana, motor diparkir dan aku harus jalan kaki berjam-jam biar bisa kelar acaranya. Bersama-sama temen-temen yang lain, aku menikmati perjalanan yang super itu. PANAS.
Sampai di tujuan, aku istirahat, minum, trus melakukan apa aja yang bisa mengembalikan energi.
Ceritanya, habis istirahat tu langsung pulang, jadi tenagaku harus full buat nyetir motor lagi. Secara perjalanan kan jauh. Tapi... ada bau-bau mencurigakan nih. Si ibu ketua rada sewot dikit ke aku gara2 ada beberapa hal yang gak aku lakukan. Untungnya aku punya alibi yang bagus dan kuat. Selanjutnya, ada bau-bau aneh lagi. Mereka entah kenapa jadi mengasingkanku dengan kedok "istirahat disana lebih semilir". Hmm..
Terus, pas dah siap-siap mau pulang, ada sesuatu lagi yang bikin aku waspada. Helm ku tiba-tiba ilang. Katanya sih ketinggalan di sana (nunjuk arah yang jauuuh). Dan aku yakin itu nggak mungkin. Aku berusaha mencari helm ku di sekitar parkiran. Aku sih jalan mengarah ke tempat yang memungkinkan buat menyembunyikan helm ku. Nah.. (di sini aku mulai curiga) ada tiga temenku --cowok semua-- ada di balik tembok yang aku tuju. Aku penasaran, mereka lagi ngapain. Aku deketin kan yaa.. Aku pikir mereka nyembunyiin helm ku. Tapi kok posisi mereka gitu amat sih. (bayangkan ada tiga cowok pada nempel tembok dengan tubuh menghadap ke tembok sambil menyembunyikan tangan mereka) Konyol banget!
Aku dekatin lagi lebih dekat, dan keliatan banget wajah panik mereka. Aku langsung berani menebak kalo mereka lagi nyembunyiin helm ku. Tapi kok trepes? Kan secara logika, helm itu bunder trus kalo disembunyiin dengan posisi gitu, mereka jadi rada mbungkuk gitu kan. Penasaranku memuncak disini.
"Kalian ngapain?"
"Nggak ngapa-ngapain kok." --wajah panik.
"Ngapain sih?" --aku mendekat.
-------diam sejenak----
"Ah, udah ketauan, langsung aja!!!!" --temenku teriak
BYURRRR !!!!
"AAAAAAARRGGHHH...."
Entah cairan apa itu. Putih putih dan membekas di baju. Ternyata mereka tadi sedang mengikat plastik isi cairan putih. Dan akhirnya basah semua bajuku. Sampe ke dalem-dalem. Issshhh... Nyebelin..
Habis itu muncul kue tart berlilin (entah berapa nggak kuhitung). Tanpa make a wish, aku langsung tiup dan aku kejar mereka sampe kena. Biar mereka ikutan basah. Dan sialnya, dari arah belakang, air-air 'tambahan' dateng lagi. Byuuurrr!!! Basah deh. Kuyup deh. (-_-)
Ditambah lagi aku dilumuri pasir. This is it... Nia kukus tepung pasir ala chef --apalah terserah-- (-_-)
Yang penting, makasih ya semuanya atas "kerjaan"nya yang super, tapi hampir gagal. Hahaha.
Dan walaupun ini kue pertamaku di masa kuliah... XD
Make a Wish taun ini... Semoga lancar kuliahku, sukses seminar dan skripsiku, cepet lulus, bisa njalanin ide dengan baik dan keren, teruuuusss.. dapet pacar :D Amiiin...
Happy Birthday Nia (22th)
Tambahan:
Ucapan pertama adalah dari mama, dan bikin galau akut (-_-)
"Selamat ulang tahun. Udah 22 tahun ya? Tua amat sih. Doanya semoga dapet pacar. Hahahaa..." Grr--
Terus, pas dah siap-siap mau pulang, ada sesuatu lagi yang bikin aku waspada. Helm ku tiba-tiba ilang. Katanya sih ketinggalan di sana (nunjuk arah yang jauuuh). Dan aku yakin itu nggak mungkin. Aku berusaha mencari helm ku di sekitar parkiran. Aku sih jalan mengarah ke tempat yang memungkinkan buat menyembunyikan helm ku. Nah.. (di sini aku mulai curiga) ada tiga temenku --cowok semua-- ada di balik tembok yang aku tuju. Aku penasaran, mereka lagi ngapain. Aku deketin kan yaa.. Aku pikir mereka nyembunyiin helm ku. Tapi kok posisi mereka gitu amat sih. (bayangkan ada tiga cowok pada nempel tembok dengan tubuh menghadap ke tembok sambil menyembunyikan tangan mereka) Konyol banget!
Aku dekatin lagi lebih dekat, dan keliatan banget wajah panik mereka. Aku langsung berani menebak kalo mereka lagi nyembunyiin helm ku. Tapi kok trepes? Kan secara logika, helm itu bunder trus kalo disembunyiin dengan posisi gitu, mereka jadi rada mbungkuk gitu kan. Penasaranku memuncak disini.
"Kalian ngapain?"
"Nggak ngapa-ngapain kok." --wajah panik.
"Ngapain sih?" --aku mendekat.
-------diam sejenak----
"Ah, udah ketauan, langsung aja!!!!" --temenku teriak
BYURRRR !!!!
"AAAAAAARRGGHHH...."
Entah cairan apa itu. Putih putih dan membekas di baju. Ternyata mereka tadi sedang mengikat plastik isi cairan putih. Dan akhirnya basah semua bajuku. Sampe ke dalem-dalem. Issshhh... Nyebelin..
Habis itu muncul kue tart berlilin (entah berapa nggak kuhitung). Tanpa make a wish, aku langsung tiup dan aku kejar mereka sampe kena. Biar mereka ikutan basah. Dan sialnya, dari arah belakang, air-air 'tambahan' dateng lagi. Byuuurrr!!! Basah deh. Kuyup deh. (-_-)
Ditambah lagi aku dilumuri pasir. This is it... Nia kukus tepung pasir ala chef --apalah terserah-- (-_-)
Yang penting, makasih ya semuanya atas "kerjaan"nya yang super, tapi hampir gagal. Hahaha.
Dan walaupun ini kue pertamaku di masa kuliah... XD
Make a Wish taun ini... Semoga lancar kuliahku, sukses seminar dan skripsiku, cepet lulus, bisa njalanin ide dengan baik dan keren, teruuuusss.. dapet pacar :D Amiiin...
Happy Birthday Nia (22th)
Tambahan:
Ucapan pertama adalah dari mama, dan bikin galau akut (-_-)
"Selamat ulang tahun. Udah 22 tahun ya? Tua amat sih. Doanya semoga dapet pacar. Hahahaa..." Grr--
Lupakan galau !! Mari menggambar !!
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Sabtu, November 10, 2012
Kategori
favorit,
just for fun
/
Comments: (0)
Akhir-akhir ini aku sering dibuat bingung sama diriku sendiri.
Merasa nggak berguna.
Merasa nggak berguna.
Merasa nggak klop sama keadaan di sekitarku.
Lebih kompleks nya, aku merasa jadi alien.
Kalian tau kan arti "alien" itu apa? Itu beda dari yang lainnya.
Aku hanya bisa cerita sama satu atau dua orang aja, yang sepemikiran.
Hahaha... Buang rasa useless itu. Setidaknya aku ada untuk membuat mereka tersenyum.
Biar lupa sama hal-hal kayak gitu, gimana kalo melakukan hal yang menyenangkan aja??
Misalnya menyelesaikan misi seperti yang tertera di gambar di bawah.
Aku menemukannya di blog teman. Dan aku merasa, pingin melakukannya.. Hahaha...
Let's do it !! :)
Let's do it !! :)
Danshi Koukousei no Nichijou !!! Aww...
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Kamis, Juli 05, 2012
Kategori
favorit,
just for fun
/
Comments: (0)
Ada yang tau judul ini??
Ini anime tentang kehidupan sehari-hari cowok-cowok SMA yang NORMAL.. Inget!! N.O.R.M.A.L.
Bagi kalian yang suka nonton anime yang wahhh.. banyak magic dimana-mana, banyak fantasi dimana-mana, sampai-sampai lupa dengan kehidupan normal yang hanya bisa sebatas imajinasi yang tak mungkin jadi nyata. Naahh.. anime ini mungkin bisa mengingatkan kembali tentang betapa normalnya hidup ini sebenarnya.. HAHAHAHA..
Membosankan? Nggak menarik??
SALAH BESAR !!
Anime ini, baru pertama nonton, aku udah ngakak beribu ngakak..
Buat kalian yang bosan dengan hal-hal yang dibuat-buat, nonton aja ini.. Terutama bagi cowok SMA, yang pastinya lebih ngerti dengan cerita di anime ini.
Aku sih cuma ngingetin, di anime ini, para cowok SMA bakal menganggap cewek2 yang ada di sekitar mereka itu "KUAT".
Mari menggilaaa!!!! Aw aw aw...
Hobi baruku adalah...
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Kamis, Mei 17, 2012
Kategori
favorit,
pengalaman
/
Comments: (0)
MERAJUT !!!
Hahahaha...
Berawal dari ngeliat kakak angkatan ngerajut di kampus, aku sih nggak tertarik. Tapi aku malah tertarik pas tiba-tiba ada satu temenku yang pingin latian ngerajut. Dan lama-lama semakin banyak yang minta diajarin. Akhirnya aku juga kebawa arus ikut-ikutan buat minta diajarin ngerajut.
Sampai detik ini aku udah berhasil menyelesaikan syal (hasil perdana yang masih awut2an), tas kecil, dan kantong hape. Sekaran aku mau bikin syal lagi untuk yang kedua kalinya, siapa tau lebih bagus. Hahahaa...
Mari-mari merajut bersama NIA.. XD
(hasil rajutannya belom aku foto, kalo udah aku foto, bsk aku aplod deh)
Asik asik...
Hahahaha...
Berawal dari ngeliat kakak angkatan ngerajut di kampus, aku sih nggak tertarik. Tapi aku malah tertarik pas tiba-tiba ada satu temenku yang pingin latian ngerajut. Dan lama-lama semakin banyak yang minta diajarin. Akhirnya aku juga kebawa arus ikut-ikutan buat minta diajarin ngerajut.
Sampai detik ini aku udah berhasil menyelesaikan syal (hasil perdana yang masih awut2an), tas kecil, dan kantong hape. Sekaran aku mau bikin syal lagi untuk yang kedua kalinya, siapa tau lebih bagus. Hahahaa...
Mari-mari merajut bersama NIA.. XD
(hasil rajutannya belom aku foto, kalo udah aku foto, bsk aku aplod deh)
Asik asik...
Aku Suka Seni, tapi...
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Rabu, April 25, 2012
Kategori
curhat,
favorit,
pengalaman
/
Comments: (0)
Aku suka musik, tapi hanya sekedar suka. Aku cuma bisa main suling. Hahaha. Berharap bisa main gitar dan aransemen lagu. Tapi...
Aku suka nggambar, tapi cuma sekedar coret-coret di buku catetan. Dulu suka gambar kartun tapi cuma nyontek dari komik. Sekarang kemampuanku semakin menurun. Nggak bisa selihai dulu. Berharap bisa nglukis wajah dan bikin komik. Tapi...
Aku suka nggambar, tapi cuma sekedar coret-coret di buku catetan. Dulu suka gambar kartun tapi cuma nyontek dari komik. Sekarang kemampuanku semakin menurun. Nggak bisa selihai dulu. Berharap bisa nglukis wajah dan bikin komik. Tapi...
Aku suka nulis, tapi cuma sekedar nulis cerpen atau komedi kecil-kecilan dari pengalaman pribadi. Dulu aku bisa nulis sampe berjam-jam tanpa henti sampai tamat. Berharap bisa bikin novelku sendiri dan memiliki nama pena. Tapi...
Aku suka berakting. Sering ngaca di kamar cuma buat monolog. Berharap bisa ikut klub teater dan berakting di depan orang banyak. Tapi...
Aku suka baca puisi. Terkait dengan akting, ekspresiku dapet banget pas baca puisi. Bisa bebas teriak dan nangis-nangis tanpa ada yang mengolok-olok. Apalagi kalo tema puisi nya sesuai sama keadaanku. Berharap bisa baca puisi karya sendiri. Tapi...
Aku suka desain grafis, tapi cuma bisa desain pin. Itu aja sederhana banget. Belum sempat belajar lebih. berharap bisa lihai mendesain apapun. Tapi...
Aku suka berakting. Sering ngaca di kamar cuma buat monolog. Berharap bisa ikut klub teater dan berakting di depan orang banyak. Tapi...
Aku suka baca puisi. Terkait dengan akting, ekspresiku dapet banget pas baca puisi. Bisa bebas teriak dan nangis-nangis tanpa ada yang mengolok-olok. Apalagi kalo tema puisi nya sesuai sama keadaanku. Berharap bisa baca puisi karya sendiri. Tapi...
Aku suka desain grafis, tapi cuma bisa desain pin. Itu aja sederhana banget. Belum sempat belajar lebih. berharap bisa lihai mendesain apapun. Tapi...
Aku suka fotografi, tapi cuma sekedar njepret. Cuma gitu-gitu doank. Semua orang juga bisa. Dan hanya bermodal pocket camera. Berharap bisa motret keren. Tapi...
Aku suka seni. Tapi...
Baiklah. Close enough !
Aku suka seni. Tapi...
Baiklah. Close enough !
Pilih Novel atau Makan ??
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Selasa, April 17, 2012
Kategori
buku,
curhat,
favorit,
just for fun,
pengalaman
/
Comments: (2)


Pertama kali aku lihat buku karangan Tere Liye. Aku pertamanya pingin beli yang "Daun yang jatuh tak pernah membenci angin". Tapi pandanganku teralihkan ke judul sebelahnya: "Moga bunda disayang Allah". Dan akhirnya aku beli. Rp 35.000 lenyap. "Daun yang jatuh tak pernah membenci angin"-nya kapan-kapan aja deh.
Seminggu yang lalu, aku ke Togamas lagi dan aku kepincut sama buku "Rembulan tenggelam di wajahmu" karya Tere Liye lagi. Tapi harganya Rp 51.000 dan aku hanya membawa uang 50 ribu. Kalopun aku membelinya dengan pinjem duit temen seribu, nanti aku makan apa??
Walaupun aku anak rumahan, aku tetep harus pandai me-manage uang sedemikian rupa. Jatah uang 1 minggu 50 ribu, ya harus segitu. Kalo minta nambah, itu namanya gak berbakti. Kecuali ada hal urgent yang berhubungan dengan akademis, barulah dapet tambahan.
Gawatnya kalo aku kepincut sama buku yang sliweran di mataku, bisa-bisa nggak makan seminggu deh. Untung aja yang ini nggak jadi beli.. Uang masih utuh yeah.. (tapi tetep beli novel yang lebih murah dan obralan, hahaha, nggak jadi utuh deh..)
Gawatnya kalo aku kepincut sama buku yang sliweran di mataku, bisa-bisa nggak makan seminggu deh. Untung aja yang ini nggak jadi beli.. Uang masih utuh yeah.. (tapi tetep beli novel yang lebih murah dan obralan, hahaha, nggak jadi utuh deh..)
Nah, tadi, aku jalan-jalan ke "shopping". Shopping di sini maksudnya bukan shopping = belanja, tapi tempat jualan buku murah dan macem-macem. Gedenya mirip kayak rumah susun mini (cuma 2 tingkat). Entah kenapa dinamakan shopping, aku juga nggak tau asal-usulnya. Yang jelas kalo di Jogja, ke shopping itu artinya ke tempat jualan buku. Hahahaa..
Di tempat ini juga nih, uangku selalu saja lenyap "dimakan" buku. Niatnya tadi cuma mau beli buku FILSAFAT titipan temenku. Yaaa emang beli buku filsafat sih, tapi pada akhirnya pas mau pulang, mata mampir dulu tu ke buku Tere Liye yang pernah aku taksir (Rembulan tenggelam di wajahmu).
Aku tanya deh, "Mas, berapaan ini?"
"Ini 60.000, diskon 30% jadi 42.000."
WAOOOWWW... !! Jauh lebih murah daripada yg dulu. Iseng-iseng nawar ah, siapa tau bisa lebih murah. Hehehehh..
"35 deh mas..."
"Wah mbak nggak bisa mbak, udah pas itu. Di gramed aja paling banter cuma diskon 15%... bla bla bla.. jadi bisanya tetep 42 ribu, mbak. Saestu itu dah murah banget."
"Yaaahh mas... bermurah hatilah sama diriku ini mas.. Daripada aku ntar bunuh diri lho mas."
"Ya udah lah, buat mbaknya 40 ribu aja. Dua ribunya bisa buat beli es teh atau bayar parkir."
=______=
Setelah berpikir panjang, akhirnya aku beli deh... T^T
Alhasil, uang yang tadi masih 45.000, sekarang ludes jadi tinggal 5.000. Buat parkir 1.000 jadi tinggal 4.000. Hakdyessss!!!
Sekarang aku mikir-mikir, besok mau makan siang pake apa. Kayaknya aku bsk puasa aja deh.
Sekian cerita ku, walau agak lebai, kurang lebih seperti itu cuplikannya.
HAHAHA...
Sekarang aku dah punya ebook "Hafalan Sholat Delisa", "Bidadari-Bidadari Surga", dan beberapa novel Tere Liye yang emang sengaja nggak aku beli (karena berbau romantis --kayaknya--). Entah kenapa aku nggak suka novel romantis --bikin iri sih--
Walau begitu, aku tetep pingin ngoleksi semuanyaaaa (dies)
Sasaran buku selanjutnya apa ya??? Yang nggak berbau romantis atau cinta-cintaan atau apapun yang bikin ngiri. Aku lebih suka buku yang "keren" penuh makna hidup.
TIDAK !!! Belajar yang rajin dulu, dapet beasiswa, barulah boleh beli buku lagi !!!
(masa iya gitu?? hahaha..)
WAOOOWWW... !! Jauh lebih murah daripada yg dulu. Iseng-iseng nawar ah, siapa tau bisa lebih murah. Hehehehh..
"35 deh mas..."
"Wah mbak nggak bisa mbak, udah pas itu. Di gramed aja paling banter cuma diskon 15%... bla bla bla.. jadi bisanya tetep 42 ribu, mbak. Saestu itu dah murah banget."
"Yaaahh mas... bermurah hatilah sama diriku ini mas.. Daripada aku ntar bunuh diri lho mas."
"Ya udah lah, buat mbaknya 40 ribu aja. Dua ribunya bisa buat beli es teh atau bayar parkir."
=______=
Setelah berpikir panjang, akhirnya aku beli deh... T^T
Alhasil, uang yang tadi masih 45.000, sekarang ludes jadi tinggal 5.000. Buat parkir 1.000 jadi tinggal 4.000. Hakdyessss!!!
Sekarang aku mikir-mikir, besok mau makan siang pake apa. Kayaknya aku bsk puasa aja deh.
Sekian cerita ku, walau agak lebai, kurang lebih seperti itu cuplikannya.
HAHAHA...
Sekarang aku dah punya ebook "Hafalan Sholat Delisa", "Bidadari-Bidadari Surga", dan beberapa novel Tere Liye yang emang sengaja nggak aku beli (karena berbau romantis --kayaknya--). Entah kenapa aku nggak suka novel romantis --bikin iri sih--
Walau begitu, aku tetep pingin ngoleksi semuanyaaaa (dies)
Sasaran buku selanjutnya apa ya??? Yang nggak berbau romantis atau cinta-cintaan atau apapun yang bikin ngiri. Aku lebih suka buku yang "keren" penuh makna hidup.
TIDAK !!! Belajar yang rajin dulu, dapet beasiswa, barulah boleh beli buku lagi !!!
(masa iya gitu?? hahaha..)
Note:
Aku udah menghabiskan banyak uang untuk beli novel, besok aku harus menghasilkan uang dari bikin novel.. Amin..
Aku udah menghabiskan banyak uang untuk beli novel, besok aku harus menghasilkan uang dari bikin novel.. Amin..
WAOOWW... Hasil Jepretanku ada di National Geographic
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Minggu, Februari 12, 2012
Kategori
favorit,
fotografi,
info,
pengalaman
/
Comments: (0)
Tak ku sangka hasil jepretanku diminati sama si pembuat berita. Iseng-iseng aku aplod foto di komunitas fotografi National Geographic. Padahal foto nya sih biasa aja, semua orang kyknya jg bisa bikin foto kyk gitu. Cuma modal pocket camera.
Hehehe...
Awalnya aku tu jalan-jalan di Pantai Baron sama temen-temenku, terus aku naik ke bukitnya. Aku lihat, pemandangannya keren banget, dan akhirnya aku potret deh. Berhubung aku punya akun di National Geographic, aku aplod deh, iseng gitu lahh.. Dan ternyata dilirik juga buat mewakili gambar Pantai Baron di berita yg dibuat Mbak Gloria (si pembuat berita).
Hehehe...
Awalnya aku tu jalan-jalan di Pantai Baron sama temen-temenku, terus aku naik ke bukitnya. Aku lihat, pemandangannya keren banget, dan akhirnya aku potret deh. Berhubung aku punya akun di National Geographic, aku aplod deh, iseng gitu lahh.. Dan ternyata dilirik juga buat mewakili gambar Pantai Baron di berita yg dibuat Mbak Gloria (si pembuat berita).
Rie Fu - Like is Like a Boat (theme song of this blog)
Nobody knows who I really am
I never felt this empty before
and if I ever need someone to come along
who's gonna comfort me and keep me strong
We are all rowing a boat of fate,
the waves keep on coming and we can't escape,
but if we ever get lost on our way,
the waves will guide you through another day
tooku de iki wo shiteru toumei ni natta mitai
kurayami ni omoeta kedo mekakushi sareteta dake
inori wo sasagete atarashii hi wo matsu
azayaka ni hikaru umi sono hate made
Nobody knows who I really am
Maybe they just don't give a damn
but if I ever need someone to come along
I knew you will follow me and keep me strong
hito no kokoro wa utsuri yuku nukedashitaku naru
tsuki wa mata atarashii shuuki de fune wo tsureteku
And every time I see your face
The oceans heave up to my heart
And make me wanna strain at the oars
And soon I can see the shore
Oh I can see the shore
When will I see the shore
I want you to know who I really am
I never though I'd feel this way towards you
and if you ever need someone to come along
I will follow you and keep you strong
tabi wa mata tsuzuite ku odayaka na hi mo
tsuki wa mata atarashii shuuki de fune wo terashi dasu
inori wo sasagete atarashii hi wo matsu
asayaka mi hikaru umi sono hate made
And every time I see your face
The oceans heave up to my heart
And make me wanna strain up the oars
And soon I can see the shore
unmei no fune wo kogi nami wa tsugi kara tsugi he to watashi tachi wo osou kedo
sore mo suteki na tabi ne dore mo suteki na tabi ne
I never felt this empty before
and if I ever need someone to come along
who's gonna comfort me and keep me strong
We are all rowing a boat of fate,
the waves keep on coming and we can't escape,
but if we ever get lost on our way,
the waves will guide you through another day
tooku de iki wo shiteru toumei ni natta mitai
kurayami ni omoeta kedo mekakushi sareteta dake
inori wo sasagete atarashii hi wo matsu
azayaka ni hikaru umi sono hate made
Nobody knows who I really am
Maybe they just don't give a damn
but if I ever need someone to come along
I knew you will follow me and keep me strong
hito no kokoro wa utsuri yuku nukedashitaku naru
tsuki wa mata atarashii shuuki de fune wo tsureteku
And every time I see your face
The oceans heave up to my heart
And make me wanna strain at the oars
And soon I can see the shore
Oh I can see the shore
When will I see the shore
I want you to know who I really am
I never though I'd feel this way towards you
and if you ever need someone to come along
I will follow you and keep you strong
tabi wa mata tsuzuite ku odayaka na hi mo
tsuki wa mata atarashii shuuki de fune wo terashi dasu
inori wo sasagete atarashii hi wo matsu
asayaka mi hikaru umi sono hate made
And every time I see your face
The oceans heave up to my heart
And make me wanna strain up the oars
And soon I can see the shore
unmei no fune wo kogi nami wa tsugi kara tsugi he to watashi tachi wo osou kedo
sore mo suteki na tabi ne dore mo suteki na tabi ne
Evo - Kepala Batu

Mimpi yang ditertawakan
Jelas hanya mimpiku kawan
Kau tak tahu setiap saat diremehkan
Takkan jadi kenyataan lagi
Ingat ini hidupku
Hentikan aku bila kau mampu
Dan lebih tahu jalan hidupku
Hentikan aku kau takkan mampu
Pulang saja urus hidupmu
Senyum sinis yang kau beri
Buat ku muak tak peduli, mesti
Tak ku hirau sebut ku kepala batu
Hanya buat ku tak ragu lagi
Ini cara hidupku
Hentikan aku bila kau mampu
Dan lebih tahu jalan hidupku
Hentikan aku kau takkan mampu
Pulang saja urus hidupmu
Videos :)
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Minggu, September 25, 2011
Kategori
favorit,
info,
just for fun,
musik
/
Comments: (0)
Rie Fu - Life is Like a Boat
Yui - Life
just sharing.. :)
I love Herpetofauna
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
Kategori
favorit,
herpetofauna,
jalan-jalan,
pengalaman
/
Comments: (0)
pantai, I love it
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Minggu, September 18, 2011
Kategori
favorit,
jalan-jalan
/
Comments: (0)
gak sadar klo ternyata sebagian besar foto --main-- ku berlatar belakang PANTAI....
dan gak sadar pula, ternyata kulitku menghitam gara2 pantai..
ahahahaha...
so what, yang penting aku suka pantai..
rasanya legaaaa kalo dah liat pantai,
luas seluas harapanku menghadapi hidup ini...
bisa teriak sekencang apapun..
di rumah aku gak bisa teriak2.
terakhir kemarin aku dimarahi ibuku gara2 teriak2 pake headset.
gunung pun aku suka, tapi dinginnya itu lhooo.. aku gak kuat.
butuh kostum setebal ini --tunjuk bulu domba-- biar aku tahan dgn udara dinginnya.
di ruangan ber AC aja aku gak kuat.. hahaha. *wong ndeso*
yang penting, aku suka pantaaaaiii... :)
KSH day at Siung Beach
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Selasa, Juni 14, 2011
Kategori
favorit,
fotografi,
jalan-jalan,
pengalaman
/
Comments: (0)
Aku Cinta Kamera
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Minggu, Maret 20, 2011
Untuk saat ini, aku cuma punya kamera "yang bukan DSLR"..
Sedikit autis dengan kamera.. hahaha...
liburan yang HANYA 3 minggu ini..
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Sabtu, Februari 05, 2011
Kategori
favorit,
jalan-jalan
/
Comments: (0)











