RSS
Tampilkan postingan dengan label hobby. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hobby. Tampilkan semua postingan

Impian yang belum tercapai

Aku pingin banget memanfaatkan hobi menulisku menjadi sebuah hasil.
Tapi ternyata menulis novel itu tidak semudah yang dibayangkan. Kalo cerpen, jujur aja sih aku dah berhasil nulis banyak cerpen. Cuman ya sama aja, nggak menghasilkan, cuma jadi konsumsi pribadi dan temen2 deket doang. Saat ini aku pingin nulis yang sekalian panjang, ya novel gitu.

Aku kalau menulis di blog gini, atau cerita ke temen2 tentang kejadian apapun, aku bisa lancar nggak berhenti2. Tapi ketika aku punya niat untuk memulai menulis novel, entah kenapa susah banget buat menjaga konsistensi. Sering banget cerita itu berhenti dengan sedirinya di halaman ke sekian belas. Dan akhirnya aku lupa kalo aku harus menulis.

Ada banyak ide yang ingin ku tuangkan di novelku nanti. Tapi untuk saat ini aku pingin fokus ke satu ide ini dulu. Ide ini udah aku bikin ringkasan ceritanya, karakter pemeran utamanya, bahkan aku sudah buat endingnya kayak gimana.

Nah kan tinggal nulis aja tuh.

Butuh support nih. Semoga aku berhasil konsisten dengan tulisanku ya gaes. Aku sih pinginnya nulis di hp aja. Biar aku bisa nulis dimana aja. Trs klo ada ide apapun, bisa langsung ditulis lewat hp.

Semoga aku bisa menyelesaikan novelku ya.

Doakan doakan.  X-)

Minimal kelar aja deh. Urusan diterbitin atau enggak, itu urusan nanti. Tapi ya harus diterbitin dong kalo kelar. Hehe. Tapi ya itu tadi, yang penting kelar dulu sampe ending.

Aamiin. Bismillah.

Berburu Yotsuba



Pada tau nggak apa itu Yotsuba?
Itu lhooo.. Komik yang unyu banget...

Ya udah sih yaa... Gak usah dijelaskan apa itu Yotsuba, yang jelas aku disini mau cerita tentang perjuanganku mencari komik Yotsuba sampe lengkap.

Pada awal tau ada komik Yotsuba itu waktu aku di tempat rental komik deket rumah (yang sekarang udah tak terlihat keberadaannya). Pas direkomendasiin sama masnya yang jaga, aku jadi penasaran buat baca. Ternyata ini lucu banget dan aku enjoy banget pas baca.

Dan pada akhirnya kuputuskan untuk mengoleksinya.. (yeaaahh..!!)


Yotsuba 1 terbit saat aku SMA kelas 3 (2009), dan aku langsung membelinya. Untungnya masih belum banyak yang minat membelinya.

Yotsuba 2 terbit tidak jauh dari yang pertama. Masih aman, peminat masih dikit.

Dan di tahap ini usaha dalam hal "berburu koleksi" terhenti seketika karena UAN (belajar donk yaaa..)

UAN kelar, ada ujian masuk perguruan tinggi, les dan les dan bla bla bla.
Habis itu ospek dan lalalala..

Oke setelah kerempongan itu terlewati dengan lancar, aku melanjutkan perburuan. (yeeaaahh!!)

Jalan-jalan ke toko buku diskon terdekat, dan trerereng~~~ YOTSUBA UDAH SAMPE 7 !!!
Lalu, mana volume 3-6 nya? HABIS !!! T_____T
Oh my... aku kecolongan.. Yotsuba ku diambil orang! Tidak bisa kubiarkan..!!

Aku cari ke toko buku bukan diskon pun tak ada. Aku harus berbuat apa ini?
Oke baiklah...

Yotsuba 7 terbeli T_T ~~ dan aku nggak mau kecolongan lagi. Aku rutin ngecek di twitternya toko buku biar gak ketinggalan volume. Alhasil....

Yotsuba 8 sampe 12 kebeli dengan diskon dari toko buku diskon *bangga*

Aku harus bagaimana ini? Aku harus mencari kemana lagi Yotsuba 3-6 ? :'(

Kesabaran menjawab semuanya (halaaah~)



Awal tahun 2015 dikabarkan bahwa Yotsuba bakal terbit ulaaaaang!!! It's something!!

Mari berburu lagi~~~

Yotsuba 3 terbeli dengan mulus.

Yotsuba 4 terbeli dengan ihwaow.

Yotsuba 6 terbeli dengan beruntung.

Lalu Yotsuba 5 ?

KELEWAT LAGI ~~~ udah kehabisan T_T

Aku searching pake komputer pencarian di toko buku, ada stoknya tapi tinggal satu. Apakah ini dapat dipercaya? Apa salahnya dicari?
Aku mencari mencari dan mencari~

Akhirnya ketemu!! Tapiiii.... udah rusak T_T
Nggak mungkin aku beli harga baru tapi kondisi rusak :(

Baiklah, mungkin aku harus bersabar lagi.. :')

#ceritatidakpenting


[[UPDATE]]

Gue udah dapet Yotsuba 5 yeaaayy!!!
Beli di toko buku bukan diskon, tinggal satu juga tapi masih segelan.. Yesss!!!

Mari kita ucapkan Alhamdulillah :)

Tumblr - Yotsuba, setelah nananina yang melelahkan

Kegiatan sebelum Ramadhan di rumah: Desain Baju buat Lebaran (LOL)

Sudah bertahun-tahun rutinitas ini dilakukan aku dan ibuku.
Kami memang senang mendesain baju, terutama baju untuk diri sendiri.

Barusan bajuku yang buat lebaran nanti udah jadi. Hasil desainku sendiri dibantu oleh ibuku. Ibuku juga mendesain bajunya sendiri. (Tapi desainnya niruin desain baju yang aku buat khusus untuk aku dateng kondangan. :p) Kata penjahitnya, "Bagus ya jadinya.." Ahahaha.. Alhamdulillah.

Hampir semua baju kondangan dan baju lebaran kami, kami yang desain. Jadi kadang kala kembar gitu. Tapi ya tetep sesuai umur donk ya.. Ahahaha...

Jadi kalian kalo pernah liat aku pake baju kondangan, itu gue yang desain lhoh.. XD
Emang kata ibu bener, "Kalau mau pas, baju tu ya desain sendiri. Nggak beli jadi. Atau didesainin sama orang lain."
Padahal ibuku cuma punya kain batik harga murah bingit, terus kami modif dengan desain gila kami, akhirnya jadi deh baju yang pantas buat dipake ke kondangan :)


Mari kita ucapkan, Alhamdulillah :)))

Review Film "Dibalik 98" (film yang terakhir aku tonton)


Ingat, ini komentar sepihak. Jadi ya cuma menurutku aja.

Awal aku mau nonton film "Dibalik 98" ini karena aku tertarik sama latar belakang cerita. Aku nggak terlalu ngerti apa yang terjadi waktu itu, yang jelas tahun itu sangat berpengaruh.

Ditambah lagi yang jadi sutradaranya si Lukman Sardi. Ini bikin penasaran banget.

Tapi jujur aja, aku nggak nyesel nonton film ini.

Ada bagian-bagian menegangkannya. Contoh ketika si Boy William (cowok Cina) yang kehilangan bapak dan adiknya. Dia susah payah buat menghindari orang pribumi. Karena di tahun itu, orang Cina sempat didiskriminasi oleh pribumi. Dan tentunya yang lebih menegangkan ketika keluarganya Chelsea Islan (tokoh utama cewek) yang tidak setuju kalau si Chelsea jadi demonstran.

Ada juga bagian yang membuatku terharu. Contoh ketika si pengemis dan anaknya (yang tuli) berjuang mencari sesuap makanan. Anak itu juga sempet pingin punya jersey bola. Sampai si anak ditinggal mati oleh bapaknya. Sedih banget ini.


Ada juga bagian yang romantis, ketika si Chelsea Islan dan Boy William lagi pacaran. Nggak kayak pacaran-pacaran di sinetron kebanyakan. Mereka pacaran sambil membahas demo yang akan dijalani mahasiswa Trisakti (greget kan?). Si cowok selalu setia memandangi antusiasme pacarnya. Ah sosweet gitu deh.

Ada juga bagian yang lucu banget. Ini bukan masalah adegannya yang lucu atau gimana. Tapi pemilihan aktornya yang bikin ngakak super duper. Yang paling ngakak banget tu pas liat yang jadi Pak SBY (Yudhoyono) di film itu adalah Panji Pragiwaksono. Bwahahaha~ Super ngakaknya. Bukan karena aktingnya, tapi karena citranya yang udah jadi pelawak duluan. Hahaha... Dan lagi yang jadi Pak Gusdur juga. Ngakak banget deh. Entah ini sengaja atau enggak, yang jelas gara-gara ngeliat tokoh-tokoh antimainstream itu, suasana bioskop jadi semarak. Hahaha...

Yang bikin nggak nyesel lagi adalah, ending cerita ini sangat keren. Antimainstream. Dan selayaknya cerita nyata. Ketika mahasiswa, Chelsea dan Boy pacaran. Lalu Boy pulang ke Cina untuk menghindari bentrokan. Tahun 2015 Boy kembali di Jakarta. Penonton pasti akan berpikir bahwa mereka seperti Cinta dan Rangga yang kembali menemukan cinta masa lalunya. Tapi ini enggak. Ketika Chelsea dan Boy bertemu, ternyata mereka telah memiliki keluarganya masing-masing. Ahhh~

Keren dah pokoknya...

Permohonan maaf: Aku kok lupa ya nama tokoh-tokohnya... Hahaha... Yang kuinget cuma pemerannya =D Maaf yaa~

Soundtracknya juga keren banget :)

Indonesia Negeri Kita Bersama

Tatkala senyum harus kusunggingkan
Namun hatiku masih berat menekan
Apa yang terjadi atas bangsaku
Pilu getir kurasakan di kalbu
Saat itu saat kelabu
Semuanya terjadi dan cepat berlalu
Tak terbayang dalam benakku
Tak terukur di seluruh nalarku

Air mataku mengering
Tangisku tak lagi bersuara
Kesedihanku telah menghilang
Batinku masih rasa terdera
Mengapa ini harus terjadi?
Pada negeri yang kucintai
Mengapa kita harus nodai?
Persaudaraan kita yang abadi

Salahkah aku lahir di sini?
Tuhan tempatkan aku di negeri ini
Dia memberiku misi tuk aku berbakti
Tak ada salah di rencana-Nya
Semua indah di hadapan-Nya
Ku tahu semua harus kusyukuri
Kaulah tetap negeri yang kucinta, Indonesia
Indonesia negeri kita bersama

Berburu Film Thailand

Akhir-akhir ini aku udah agak menjauh sama jejepangan. Dan entah kenapa aku sekarang lagi tertarik sama film thailand. Yang awalnya aku nggak terlalu suka sama cara ngomong orang-orang thailand, sekarang aku malah jadi terbiasa dengan logat mereka.

"Saa wa dee khaaa~~~"

Baru beberapa sih yang aku tonton:

Maka ku temukan duniaku

"Beri aku kertas sisa, gunting, dan lem. Maka ku temukan duniaku."

Kutipan yang aku ambil dari status fb-ku sendiri. Hahaha. Agak narsis emang, tapi kadang aku suka sama kalimat-kalimatku sendiri, terutama yang muncul tiba-tiba.

Seharian tadi, aku bebersih kamar. Membereskan "pernak-pernik" yang aku "awetkan" di dalam kamar dengan fiksatif sarang laba-laba.

Aku punya kebiasaan buruk dengan semua barang-barangku, yaitu aku terlalu "melankolis". Semacam mengancamku untuk tidak membuang barang-barang itu.

Bosan: Saatnya melakukan rencana selain semua rencana yang telah ada.

Yah.. lagi-lagi kurasakan kebosanan.
Selain kemarin udah membahas tentang kebosananku saat kuliah, kali ini kebosananku saat aku sakit.

Bosan banget itu kalau sakit, dirumah, dan cuma (boleh) tiduran aja.
Entah ini sifat baik atau buruk, aku memilih kabur dari rumah setelah bapak-ibu pergi ngantor. Ya kali, aku dirumah sendirian. Bosen bangeeeett...

Ini bermula di saat abu Gunung Kelud mampir ke Jogja. Dan entah kenapa, anginnya berhenti di atas Jogja. Kan jadinya yang jatoh banyak banget. Nah setelah debu beterbangan dimana-mana, saat itulah sakit mulai merambah dan menjamahi sistem kekebalan tubuhku. Mungkin kalau gejala flu atau batuk atau pilek, para tentara imunku udah kenal, jadi bisa dengan cepat mengatasi. Nah ini yang masuk abu Kelud. Mungkin yang dipikirkan si imun adalah, "Ini benda apa sih? Mungkin hanya sesuatu yang ingin piknik. Bukan hal yang penting sepertinya, jadi silakan 'bersantai' di tubuh ini." ---grrrr---


Bosan: terlalu absurd buat dibahas.


Boring Time and then Drawing Time.

Aku tau derita para mahasiswa yang nasibnya sepertiku ini, pasti bakalan bosen banget kalo kuliah yang isinya cuma ceramah doank.

Dan lagi, pastinya bakal jadi sasaran empuk setan pembawa kantuk. Udah bosen, ngantuk pula. Itu dobel dahsyat ruginya. Rugi karena jadi nggak bisa fokus kuliah. Yaaa.. kan kalo bosen, paling enggak masih bisa ndengerin laah.. Alasan lain, kalo ngantuk, nanti bisa tidur, dan kalo tidur, nanti bisa kena semprot (oops).

Lalu, gimana cara ngatasi biar kebal sama bujukan setan pembawa kantuk?

Imajinasi Tanpa Batas

Berharap bisa menuliskannya.. Tapi...
Ehm.. Ini berhubungan dengan Kingdom of Dream yang pernah aku tulis sebelumnya.
Tapi ini bukan di mimpi saat tidur. Tapi di saat aku sadar, bahkan sangat sadar.

Pernahkah kalian merasakan hal yang kurasakan?

Ketika kamu melakukan sesuatu, atau minimal lagi jalan deh, kadang ada sesuatu yang merasuki pikiranmu.
Gimana ya detailnya..?? *bingung*

Pernah nggak ngrasain bahwa kamu adalah sutradara terhebat bagi ceritamu sendiri?

Misal kamu lagi di perjalanan naik motor, terus kamu liat ada mobil yang tiba-tiba menyalipmu tanpa etika.
Apa yang kamu pikirkan saat itu?


Taun Baru ya?



Mana doraemon? Udah taun 2014 gini belum muncul juga... Katanya dari abad ke-20.

Hmm..
Mau tanya aja, apa yang kalian lakukan di awal tahun 2014 ini?

Aku tau aku tau!!!