RSS
Tampilkan postingan dengan label impian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label impian. Tampilkan semua postingan

You Know Nothing, Man...



Aku adalah cewek dengan pekerjaan biasa aja. Tidak ada yang dibanggakan. Hanya seorang pegawai kontrak di kantor pemerintah.

Beberapa orang menyayangkan hal itu.

"Kamu bisa kerja yang lebih tinggi lho. Lulusan S1 UGM jangan cuma sampai sini aja. Karirmu bisa lebih tinggi lagi. Gapai cita-citamu lebih tinggi."

Gitu.

Mereka pikir, kerjaan yang pantas buat aku itu adalah.. ya minimal PNS lah ya. Atau di perusahaan besar, jadi supervisor atau manajer blablabla.

Haha.

Mereka nggak tau aja apa yang sebenernya dicita-citakan olehku.

Dulu, aku punya kerjaan yang liburnya gak tentu. Bukan pas weekend, yang notabene aku gak bisa menikmati weekend ku bersama keluarga. Liburan panjang bagi banyak orang pun, gak bisa aku nikmati. Kakak mudik ke rumah pas liburan, dan aku malah kerja fulltime. Itu sungguh menyiksa.

Setelah aku "keluar" dari pekerjaanku itu, aku berdoa sungguh-sungguh.
"Ya Allah, Engkau tahu apa yang hamba butuhkan. Aamiin."

Alhamdulillah, 

Aku pingin kerja yang tidak membebani pikiran, tidak membuat badan lelah, jadi aku nggak merepotkan banyak orang. Aslinya aku cuma pingin bekerja dengan penghasilan yang minimal bisa nabung buat haji, kantor dekat rumah, dan libur tanggal merah sesuai orang pada umumnya.

Dan, terkabul.. Alhamdulillah..

Bekerja udah lebih dari setahun, dan aku nggak merasakan beban sedikitpun. Badanku gak capek, pikiran gak buyar, family time tercukupi, dan masih bisa nabung.

Ini sudah lebih dari cukup. Alhamdulillah.

Mereka yang berlomba-lomba memotivasiku, terima kasih. Tapi sebenarnya mereka tidak tau apa yang sebenarnya aku inginkan.

Hanya Allah yang paham tentang itu.

Bismillah...

Impian yang belum tercapai

Aku pingin banget memanfaatkan hobi menulisku menjadi sebuah hasil.
Tapi ternyata menulis novel itu tidak semudah yang dibayangkan. Kalo cerpen, jujur aja sih aku dah berhasil nulis banyak cerpen. Cuman ya sama aja, nggak menghasilkan, cuma jadi konsumsi pribadi dan temen2 deket doang. Saat ini aku pingin nulis yang sekalian panjang, ya novel gitu.

Aku kalau menulis di blog gini, atau cerita ke temen2 tentang kejadian apapun, aku bisa lancar nggak berhenti2. Tapi ketika aku punya niat untuk memulai menulis novel, entah kenapa susah banget buat menjaga konsistensi. Sering banget cerita itu berhenti dengan sedirinya di halaman ke sekian belas. Dan akhirnya aku lupa kalo aku harus menulis.

Ada banyak ide yang ingin ku tuangkan di novelku nanti. Tapi untuk saat ini aku pingin fokus ke satu ide ini dulu. Ide ini udah aku bikin ringkasan ceritanya, karakter pemeran utamanya, bahkan aku sudah buat endingnya kayak gimana.

Nah kan tinggal nulis aja tuh.

Butuh support nih. Semoga aku berhasil konsisten dengan tulisanku ya gaes. Aku sih pinginnya nulis di hp aja. Biar aku bisa nulis dimana aja. Trs klo ada ide apapun, bisa langsung ditulis lewat hp.

Semoga aku bisa menyelesaikan novelku ya.

Doakan doakan.  X-)

Minimal kelar aja deh. Urusan diterbitin atau enggak, itu urusan nanti. Tapi ya harus diterbitin dong kalo kelar. Hehe. Tapi ya itu tadi, yang penting kelar dulu sampe ending.

Aamiin. Bismillah.

Galaunya orang nganggur yang keren #wkwkwk

Kegalauan meningkat ketika aku sudah mulai "berumur". #lagiserius

Ya, baru agustus kemarin aku berhasil di wisuda (liat sini). Dan entah kenapa aku nggak terlalu bangga.
Sekarang, aku pingin kerja yang sesuai sama hobiku.
Apa aja hobiku? Ya ngeblog ini, nyoret-nyoret keras, jalan-jalan, narsis, foto-foto... Ya semacam itu lah..

Kenapa aku ngebet banget pingin kerja yang sesuai sama hobiku?

Kini, aku bingung, aku sebenernya mau apa?

Akhir-akhir ini aku terus aja iseng nanya-nanya ke temen-temen deketku, tentang "Mau ngapain habis lulus?"

Kebanyakan dari mereka bisa menjawab dengan lancar, ada pula beberapa yang masih mikir-mikir tapi udah jelas arahnya ke mana. Keisenganku berbuah motivasi bagi mereka, tapi tidak buat aku. Semakin banyak aku bertanya, semakin rancu pula arahku berjalan.

Sebenernya, yang melatari aku iseng nanya tentang itu adalah karena aku tak tau mau ngapain setelah lulus. Sekedar cari inspirasi, siapa tau rencana mereka bisa cocok. Atau bisa jadi cari teman yang sama-sama bingung. Sejauh ini, rencanaku hanya menjadi seseorang yang sukses. Jadi apa? Entahlah. Tak terpikirkan. Kalau dipikir-pikir, malah jadi buyar. Malah jadi membabibuta buat mengungkap, sebenernya aku tuh bisa apa sih di dunia kerja nanti?