RSS

Unpredictable Season

Apaaa?? Nama blognya ganti???

Dari "neeyachan's life is like a boat" jadi "unpredictable season"

Berubah dari yang alay, menjadi ... lebih alay -_-

Apa coba artinya?? Gak tau, ya udah.. Hahahaha...

Polisi oh Polisi

Apa yang kamu rasakan ketika mendengar kata polisi?
Sangar?
Mengakutkan?
Serem?
Ahh, itu nggak mungkin..

Paling mentok ya inget perut tambunnya sama tilangnya. *maap pak*

Hmmm.. Tilang.
Ini terjadi pada --mungkin-- semua orang yang membawa kendaraan terutama mobil.
Contohnya pada keluargaku. Pas aku dan keluarga sedang liburan ke suatu tempat menggunakan mobil, paling heboh kalo udah ketemu sama yang namanya polisi.

Saat itu babe dan mama duduk di depan, dan aku di belakang. Mereka adalah orang tua yang paling males kalo harus pake sabuk pengaman. Dan tiba-tiba ada polisi dengan rompi hijau menyala nya, mengendarai motornya dan menuju ke arah mobil kami. Sontak babe dan mama heboh langsung pake sabuk pengaman. Babe langsung mencermati traffic light, siapa tau polisi itu datang gara-gara melanggar lampu merah. Kalo aku sih, santai-santai aja. Toh kalo pun ditilang, aku cukup diam dan duduk manis --gak mau ikut campur.
Udah repot-repot gitu, dengan menyebalkannya si polisi tadi melewati mobil kami dengan santai. Nah, ini malah bikin aku penasaran, polisi itu mau ngapain. Jangan-jangan mau nilang yang di belakang kami atau di mana gitu. Rasa penasaranku hilang, saat polisi itu berhenti di depan warung kelontong. Ternyata polisi juga manusia, butuh jajan juga.. Hahaha (-_-")

Lagi. Masih di hari yang sama, tapi yang ini adalah pas perjalanan pulang. Lagi cerita-cerita sambil ketawa-ketawa gitu, tiba-tiba ada polisi ngebut pake motor dari arah belakang. Entah paranoid atau apa, babe langsung heboh --lagi-- dengan sabuk pengamannya. Kali ini aku ikutan heboh. Bukan dengan sabuk pengaman atau apa, tapi sibuk mengamati si polisi. Sekarang, polisi itu mau ngapain. Babe masih heboh dengan ini itu, entah sabuk, entah lampu, entah apalah itu. Polisi ngebut itu semakin dekat dengan mobil kami.... dan mobil kami dilewati --lagi-- begitu saja. Hahahahaha --ketawa ikhlas. Ternyata polisi itu ngebut nyusul temen-temennya ke warung padang buat makan malam. (-_-") hakdyess!!

Hmmm.. kasian sekali polisi-polisi itu. Polisi juga manusia, butuh jajan dan makan :D
Dan polisi juga nggak melulu mau nilang.

Contohnya ketika aku naik motor menuju kemana gitu, lengkap dengan helm dan lain-lainnya. Pas di lampu merah, aku berhenti tepat di belakang garis marka. Tiba-tiba ada polisi yang berhenti di sampingku (pake motor lho ya). Aku deg-degan, jangan-jangan aku mau ditilang nih. Aku memberanikan diri untuk nengok ke arah polisi. Ternyata polisi itu senyum, dan aku illfeel.. iyuuhh~

NB: polisi juga manusia, ternyata.

Katanya sih ini namanya ulang taun

Hari ini aku disibukkan oleh hal-hal yang tak terencana.
Harusnya aku ke Sunmor pagi ini, tapi gagal gara2 harus ke lapangan. Grr...
Sunmor.. Sunday Morning.. Kenapa nggak jadi Sunnite aja, atau Monmor? Atau Tuesmor gitu. Biar aku bisa tetep belanja murah di hari selain Minggu (-_-)

Di daerah yang nan jauh disana, motor diparkir dan aku harus jalan kaki berjam-jam biar bisa kelar acaranya. Bersama-sama temen-temen yang lain, aku menikmati perjalanan yang super itu. PANAS.
Sampai di tujuan, aku istirahat, minum, trus melakukan apa aja yang bisa mengembalikan energi. 

Ceritanya, habis istirahat tu langsung pulang, jadi tenagaku harus full buat nyetir motor lagi. Secara perjalanan kan jauh. Tapi... ada bau-bau mencurigakan nih. Si ibu ketua rada sewot dikit ke aku gara2 ada beberapa hal yang gak aku lakukan. Untungnya aku punya alibi yang bagus dan kuat. Selanjutnya, ada bau-bau aneh lagi. Mereka entah kenapa jadi mengasingkanku dengan kedok "istirahat disana lebih semilir". Hmm..

Terus, pas dah siap-siap mau pulang, ada sesuatu lagi yang bikin aku waspada. Helm ku tiba-tiba ilang. Katanya sih ketinggalan di sana (nunjuk arah yang jauuuh). Dan aku yakin itu nggak mungkin. Aku berusaha mencari helm ku di sekitar parkiran. Aku sih jalan mengarah ke tempat yang memungkinkan buat menyembunyikan helm ku. Nah.. (di sini aku mulai curiga) ada tiga temenku --cowok semua-- ada di balik tembok yang aku tuju. Aku penasaran, mereka lagi ngapain. Aku deketin kan yaa.. Aku pikir mereka nyembunyiin helm ku. Tapi kok posisi mereka gitu amat sih. (bayangkan ada tiga cowok pada nempel tembok dengan tubuh menghadap ke tembok sambil menyembunyikan tangan mereka) Konyol banget!

Aku dekatin lagi lebih dekat, dan keliatan banget wajah panik mereka. Aku langsung berani menebak kalo mereka lagi nyembunyiin helm ku. Tapi kok trepes? Kan secara logika, helm itu bunder trus kalo disembunyiin dengan posisi gitu, mereka jadi rada mbungkuk gitu kan. Penasaranku memuncak disini.

"Kalian ngapain?"
"Nggak ngapa-ngapain kok." --wajah panik.
"Ngapain sih?" --aku mendekat.
-------diam sejenak----
"Ah, udah ketauan, langsung aja!!!!" --temenku teriak

BYURRRR !!!!

"AAAAAAARRGGHHH...."

Entah cairan apa itu. Putih putih dan membekas di baju. Ternyata mereka tadi sedang mengikat plastik isi cairan putih. Dan akhirnya basah semua bajuku. Sampe ke dalem-dalem. Issshhh... Nyebelin..

Habis itu muncul kue tart berlilin (entah berapa nggak kuhitung). Tanpa make a wish, aku langsung tiup dan aku kejar mereka sampe kena. Biar mereka ikutan basah. Dan sialnya, dari arah belakang, air-air 'tambahan' dateng lagi. Byuuurrr!!! Basah deh. Kuyup deh. (-_-)
Ditambah lagi aku dilumuri pasir. This is it... Nia kukus tepung pasir ala chef --apalah terserah-- (-_-)

Yang penting, makasih ya semuanya atas "kerjaan"nya yang super, tapi hampir gagal. Hahaha.
Dan walaupun ini kue pertamaku di masa kuliah... XD
Make a Wish taun ini... Semoga lancar kuliahku, sukses seminar dan skripsiku, cepet lulus, bisa njalanin ide dengan baik dan keren, teruuuusss.. dapet pacar :D Amiiin...

Happy Birthday Nia (22th)

Tambahan:
Ucapan pertama adalah dari mama, dan bikin galau akut (-_-)
"Selamat ulang tahun. Udah 22 tahun ya? Tua amat sih. Doanya semoga dapet pacar. Hahahaa..." Grr--

Lupakan galau !! Mari menggambar !!

Akhir-akhir ini aku sering dibuat bingung sama diriku sendiri.
Merasa nggak berguna.
Merasa nggak klop sama keadaan di sekitarku.
Lebih kompleks nya, aku merasa jadi alien.

Kalian tau kan arti "alien" itu apa? Itu beda dari yang lainnya.
Aku hanya bisa cerita sama satu atau dua orang aja, yang sepemikiran.

Hahaha... Buang rasa useless itu. Setidaknya aku ada untuk membuat mereka tersenyum.

Biar lupa sama hal-hal kayak gitu, gimana kalo melakukan hal yang menyenangkan aja??
Misalnya menyelesaikan misi seperti yang tertera di gambar di bawah.
Aku menemukannya di blog teman. Dan aku merasa, pingin melakukannya.. Hahaha...

Let's do it !! :)

Pingin nulis

Pingin nulis sesuatu yang bisa jadi buku.
Cerpen misalnya, atau novel gitu.

Tapi aku paling nggak mood kalo disuruh ngadep lepi berjam-jam dengan kegiatan yang monoton.
Trus aku juga paling gak betah suruh nulis tangan lama-lama.

Seandainya ada alat yang bisa nulis sendiri, sementara aku cuma ngomong doank. Hahaha...

Ada usul kah?

*kayaknya gak bakal ada deh*
*nohope*

NGGAK ADA HARI SIAL.. OKE??

Kemarin... Huhuhu.. (belom mulai dah nangis duluan)

Aku survei lapangan sama temen-temenku. Serombongan gitu. Motor-motoran gitu.
Awal berangkat dari kampus, semua baik-baik saja.
Namun semua berubah setelah negara api menyerang. BUKAAAAN !!!
Semua berubah dari baik-baik saja menjadi super duper "baik" untuk jadi pengalaman. T_T

Aku berangkat ke lapangan diboncengin sama Bulan (temenku yang kalo naik motor sangat dahsyat).
Sepertiga perjalanan terakhir tu jalannya subhanallah banget. Ya naik, ya turun, ya cekungan, ya cembungan. Udah gitu, habis ujan dan licin. Kesalahan teknis saat menuruni jalan turunan dan 'gronjal-gronjal'. Akhirnya motor jatuh, sekaligus penumpangnya, dan motor belakangku jatuh juga, dan belakangnya lagi jatuh juga.
Waow banget deh. Tambah waow lagi, dari sekian yang jatuh, yang luka-luka cuma aku.

Dah kelar mberesin para luka-luka yang ada di kaki ku, sekarang menuju ke tempat tujuan.

Tujuan datang ke lapangan ini adalah survei buat tracking. Otomatis harus jalan. Yaaah, tak apa-apa lah, walaupun badan sakit-sakit, survei tetap jalan. Padahal jalan tracking itu nggak seperti yang dibayangkan. Naik turun batu, merosot ke bawah, nyebrang sungai, kanan jurang kiri tebing, dll. Dan ditambah, luka-luka ini semakin tidak mau diajak kompromi.

Belum sampai di situ, pas menemukan kamar mandi, aku sempet ke kamar mandi dulu. Dan ternyata aku 'dapet' hari pertama. Untung bawa 'itu'. Hahahaha -_-

Selanjutnya, aku tracking lagi. Bagi cewek-cewek, pasti tau gimana rasanya 'hari pertama'. Waow banget...
Setengah perjalanan telah dilalui. Tapi, tiba-tiba cuaca nggak bersahabat. CTER!! GLUDUK!!
.
.
BRESSSSS~
.
.
.
-_-

Demi apa ini harus terjadi T_T

Dan bodohnya, kami nggak bawa jas hujan. Huwooooo~

Akhirnya hujan-hujan.
Pas menemukan seonggok pohon pisang dengan daun-daunnya yang bergelayutan, rasanya seperti...
"ADA PAYUUUUUNG !!!"


Yang kurasakan:
-perih (luka)
-kram perut ('dapet')
-basah (ujan)
-pegel (bawa daun pisang)
-dan laper...

Udah gitu, hape pake ketinggalan di kampus, dan aku harus rela nggak megang hape selama 2 malam 1 hari.

Tapi, nggak ada hari sial. Yang ada hanyalah pengalaman. :) #plakk!

Angguk-Angguk

"Selain karena jadwalnya nggak tabrakan sama makul lain, kenapa kalian mengambil makul ini?"

Pertanyaan itu biasa ditanyakan sama dosen, apalagi pas awal semester.
Jawabannya sangat sulit ditemukan, apalagi mahasiswanya kayak aku gini.

Aku mengambil matakuliah tertentu hanya untuk memetik sedikit ilmu yang ada di dalamnya. Misal ada 10 bab, aku hanya tertarik di salah satu bab nya saja. Parahnya, pas tiba-tiba ditanya tentang bab yang lain, aku hanya celingukan sebego-bego nya. Aku nggak ngerti. Sementara temen-temenku kayaknya kok lancar gitu jawabnya. Ini aku yang keterlaluan bego-nya atau mereka yang keterlaluan pinternya?

"Kenapa kamu nggak bisa jawab?"
"Apa salahnya, Bu? Toh saya ambil makul ini, karena saya nggak ngerti dan ingin ngerti."

Akhirnya aku temukan jawabannya... Hahaha...

Selanjutnya, saat kuliah berlangsung, aku sering merasakan sedikit demi sedikit (tapi pasti) badan dan otak jadi tak kondusif lagi (baca: ngantuk). Apalagi saat posisi dudukku di paling depan dan tepat di depan dosen. Respon atas semua kuliah saat itu hanyalah 'angguk-angguk'. Padahal nggak ngerti sama sekali. Hal itu hanya untuk memberi kesan 'ngerti' buat si dosen.
Lebih-lebih kalau jam kuliah yang seharusnya udah selesai, tapi si dosen masih aja asik menjelaskan. Dalam hati jengkel banget, tapi kepala tetep aja 'angguk-angguk'.

Aku dan Kepalaku

Salah satu yang penting dari tubuh kita adalah kepala. Kenapa? Ya karena di dalamnya ada otak.
Dan apa kau tau betapa bodoh dan cerobohnya diriku, saat seharusnya kepala dilindungi, malah jadi rawan "bencana".

Akan ku ceritakan beberapa kisah tentang Aku dan Kepalaku.

Pertama, saat itu aku berumur sekitar 8 tahun. Aku adalah satu-satunya anak cewek yang bisa bebas main. Jelas bisa ditebak, semua temen mainku adalah cowok. Kami suka mainan perang-perangan. Berhubung aku cewek sendiri, aku selalu ditempatkan di "dapur umum". Saat aku menyiapkan "logistik" untuk para "prajurit", entah kenapa tempat "bertarung" mereka jadi mengarah ke daerahku. Padahal, mereka sedang bermain pedang-pedangan menggunakan besi (aku lupa mereka dapet besi dari mana). Pas aku lengah, ujung batang besi itu mengenai kepalaku, tepat di ubun-ubun. Darah pun berceceran. Aku lari pulang, dan aku "selamat".

Kedua, saat itu aku masih sekolah. Ini terjadi saat aku mau mengambil bolpenku (atau apalah) yang jatuh ke bawah meja. Seperti hal yang biasa terjadi padaku, kepalaku selalu kejedot tepi meja. Itu terjadi berulang-ulang selama aku masih sekolah menggunakan meja (tapi kalau ada barang jatuh).

Ketiga, saat itu aku kelas 1 SMA. Pertama kalinya aku latihan naik motor. Aku sudah merasa mahir. Dengan pede aku mengendarai motorku keliling kampung. Putaran pertama, aman. Putaran kedua, cukup mulus, sebelum ada becak yang jalan pelan-pelan di depanku. Padahal di depan adalah belokan masuk kampung. Aku harus lewat situ, tapi becak ini menyebalkan. Kalau ditunggu, bakal lama banget, kalau disalip, aku bakal kebablasan. Akhirnya dengan nekat aku nyalip becak itu dan BUAGGHH!! Nabrak tembok. Di bagian jidat kananku ada darah keluar, berceceran, sampai aku bisa melihat kubangan darah di sekitarku. Tapi aku selamat lagi. Alhamdulillah. Hanya arteri putus dan perlu dijahit empat. Tiga di luar, satu di dalam.

Keempat, tidur dan kepala terbanting ke tembok, itu sudah biasa. Cuma bikin pusing dan benjot.

Kelima, ini terjadi baru setahun yang lalu. Entah bego atau gimana, aku pingsan dan kepalaku kebentur pojokan lemari. Padahal di samping lemari ada kasur. Aku udah biasa pingsan, saking biasanya, aku bisa tau gimana ciri-ciri mau pingsan. Aku udah tau saat itu aku mau pingsan, dan tujuanku itu biar aku bisa pingsan tepat di kasur. Tapi mungkin saking geolnya, aku jadi salah sasaran. Gara-gara kepentok lemari, aku nggak jadi pingsan. Lha gimana, jatuhnya karena pingsan, tapi kepentok lemari, ya jadi sadar lagi donk. Walaupun aku perlu jongkok sejenak buat memulihkan kesadaranku. Aku amati sekitar yang agak buyar, aku amati lemari yang kegeser 5 cm gara-gara kepalaku, dan aku mendapati juga tetesan darah di depanku. Benar saja, di jidatku ada aliran darah, dan benjol dua. Hahaha. Lucu deh bentuknya.

Banyak kayaknya, tapi aku lupa, yang aku ingat cuma itu.

Dengan ini, aku semakin bersyukur. Inilah sebabnya tulang kepala yang melindungi otak ini sangat keras. Hal ini sangat bermanfaat bagiku yang kepalanya --entah kenapa-- sering kebentur-bentur.

Kata temenku setelah aku cerita tentang ini:
"Neey, priksa ke dokter sana. Siapa tau ada yang salah di otakmu, yang bikin kamu pikun gini."

Aku sih nggak berpikir, kalau aku jadi pikun gara-gara kebentur. Tapi apa iya ya?

NB : ronsen kepala tu mahal tauk!

Perlu dilupakan, tapi..

Perlu dilupakan, tapi apa salahnya diinget sejenak buat bahan hiburan.. hahaha...

Aku puber terlalu telat dibandingkan temen2ku, dan aku mengenal yang namanya cinta itu baru SMA kelas 1. Itu aja masih nggak ngerti harus gimana dan perasaan yang seperti itu tu apa artinya.

Wakakakak...
Rada cupu, rada aneh, dan lumayan bego kalo cerita tentang masa-masa sekolahku.

Di SMP, aku super duper cupu. Bahkan temen-temenku menganggapku sebagai indikator. Indikator apa coba? Ya indikator gosip.
Kalo aku udah tau tentang suatu gosip di sekolah, berati semua murid sekolah udah tau gosip itu.
Parah banget deh. Udah cupu, kuper pula.
SMP itu saat-saat dimana aku nggak mau main sama cowok. Temen-temen akrab ku cuma cewek-cewek. Jadi, wajar donk kalo aku nggak begitu kenal sama temen-temen cowok, walaupun itu sekelas. Hohoho..

Nah, SMA itu saat di mana aku dah mulai bisa akrab sama cowok. Dan mulai bisa suka sama cowok.
Geli gimana gitu kalo diinget-inget. Bahkan yang aku suka pun entah kenapa nggak terlalu cakep. Lupakan!

Kalian pasti punya kenangan masing-masing dengan mantan-mantan kalian. Tapi aku masih tergolong cupu masalah itu. Walau begitu, aku punya kenangan juga donk. Tentang cowok nih. Bukan sembarang cowok, tapi temen cowok yang bisa mengubahku dari diriku yang dulu sampai jadi kayak sekarang.

Ada cowok yang bisa-bisanya bikin aku jadi ngedownload banyak lagu rock apa gitu, ya semacam MRC atau Muse gitu. (itu rock apa bukan sih?) Padahal aku sama sekali nggak kenal lagu kayak gitu sebelum kenal cowok satu ini. Penasaran aja, apa bagusnya gitu. Lagu-lagu ku sebelumnya adalah sountrack anime jepang gitu. Sesaat kemudian jadi berubah jadi jdar jder nih isi winamp ku.

Ada juga cowok yang bikin aku bisa sering banget dateng ke Jfest, dan "melahap" komik secara cepat. Tapi itu nggak bertahan lama, karena acara jfest berikutnya aku nggak sama cowok ini lagi, tapi sama temen cewek.

Ada juga cowok yang bikin aku tau betapa cowok itu segitunya kalo udah cinta sama cewek. Dan yang jelas, cewek yang dimaksud bukan eike. Hahaha.. Cowok ternyata juga doyan curhat. Aku jadi tau, apa yang ada di pikiran mereka tentang cewek.

Ada juga cowok, yang bisa bikin aku ngrasa sakit hati, patah hati, dan marah luar biasa untuk pertama kalinya. Dendam juga, tapi nggak lama. Itu bener-bener bagian cerita hidupku yang bikin aku mulai tau gimana rasanya galau.

Sekarang, banyak banget temen-temen cowok yang ada di kehidupanku. Semakin aku kenal yang namanya cowok, entah kenapa aku jadi sering lebih milih diem daripada komentar. Pemikiran mereka bahkan tak bisa ditoleransi otakku. Sebagai cewek, aku kadang mbatin, apa sih yang dipikirkan mereka.. Hahaha.. Tapi sudah terjawab seiring waktuku.

Tapi aku yakin, para cowok itu pasti juga punya pemikiran yang sama, "Apa sih yang dipikirin cewek?"

Hahahaha... Itulah hidup. Penuh tanda tanya. Dan tentunya harus dicari jawabannya.

Setiap cowok yang ada di hidupku, mungkin yang pernah aku anggap lebih dari temen, punya sountract nya masing-masih. Khas bagiku. Tapi, nggak perlu diingat-ingat lagi laaah... XD

Setiap manusia emang nggak ada yang sempurna, tapi apa salahnya berprasangka baik terhadap orang lain.
Ahahaii...

Berasa dapet ide tapi LUPA

buku penting nih..

Nggak tau kenapa tiap aku di atas motor, aku selalu dapet ide sesuatu yang cemerlang..
Tapi masalahnya aku lupa.

Kayaknya lupa tu udah jadi bagian hidupku.
Lupa itu penting buat hal-hal tertentu. Kayak hal-hal nggak penting yang memang harus dilupakan.
Tapi masalahnya (lagi) lupa ini muncul di saat yang tidak tepat.

Yang seharusnya aku lupakan, kenapa malah terngiang-ngiang di kepala (tapi hanya beberapa, sisanya emang beneran dilupain secara natural)
Yang seharusnya diingat, ya tau sendiri lah, pasti jadi lupa. Entah lupa sebagian atau lupa penuh.

Rada jengkel nggak sih kalo pas lagi ujian, ada soal yang jawabannya tu tau tapi lupa istilahnya. Bahkan yang diingat malah letak dimana istilah itu tertulis di buku. Dan inget segala hal yang berkaitan sama istilah itu. Mulai dari gimana dosen nerangin, gimana aku nulis, gimana aku tau betul warna buku tempat dimana aku nulis itu, dan aku jelas tau betul dimana kata-kata itu aku tulis. Tapi LUPA apa itu.

Nah tadi sepulang kuliah, naik motor kan ya. Di atas motor tu berasa ide-ide ngalir di otakku. Sesaat sehabis itu, aku selalu langsung berpikir, "Habis ini aku mau tulis ini di blog."
Beneran deh, banyaaaak banget, beberapa ide cerita itu kadang berkaitan, sering enggak nyambungnya tapi.
Habis nyampe rumah, liat bantal dan tidur. Bangun-bangun tuh, bisa bayangin kan kalo ada biskuit berbagai bentuk dan rasa di blander jadi satu trus habis itu dijadiin adonan, nah itu yang terjadi di dalam otakku. Ide-ide tadi bercampur jadi satu, dan aku jadi bingung mana yang harusnya ini mana yang harusnya itu. Semuanya menyatu secara natural.

Dan yang terjadi adalah postingan yang seperti ini.

HAHAHAHA

PINGIN CERITA TAPI DARI MANA MULAINYA YAAAA????

Aku punya cerita pas aku lagi di Jawa Timur selama 3 hari 3 malam.
Huwooooo~

Selepas aku KKN, aku menikmati kehidupan sejenak di Jogja, ya buat lebaran juga.
Trus tanggal 22 Agustus 2012 (H+3) aku melesat ke Jawa Timur tepatnya ke Sidoarjo. Di sana akan ada trah dari keluarganya bapaknya bapak saya.. Hahaha..
Jadi otomatis, aku kesana bareng saudara-saudaraku.. :D

Keluargaku mungkin yang bawaannya termasuk dikit. Yang dikit rempong tu mamaku. Belom lebaran aja packing nya dah ribet. Aku sih santai-santai aja sama bawaanku, toh aku nggak rempong-rempong amat sama baju.

Jadi perjalanan ku adalah sebagai berikut... Perjalanan dari Jogja menuju Sidoarjo tu macetnya wow banget... Trus besoknya ada acara yg sebenernya yaitu kumpul trah keluarga. Lanjut jalan-jalan ke lumpur Lapindo, trus ke Tanggulangin buat belanja tas (tapi aku nggak belanja). Trus langsung ke Suramadu. Berasa deket aja, padahal jauhnya sangat amat jauh dari posisi semula. Dan kostumnya masih sama kayak acara trah. Udah bauk, kucel pula.

Dah tu nyebrang ke Suramadu, sampe Madura cuma istirahat bentar trus balik lagi ke Surabaya :D
Trus balik lagi ke Sidoarjo lagi..

Besoknya ke Lamongan buat main ke WBL (Wisata Bahari Lamongan).
Nah ini nih.... Hahaha.. Semua cerita ada di sini...

Pas masuk ke Rumah Sakit Hantu, aku ditarik2 sama empat sepupuku.. Katanya sih mereka pada takut.. Hadooohh.. kaosku jadi molor2..
Pas naik jet coster, aku duduk di sebelah kiri.. Padahal jet coster nya mbelok ke arah kanan semua.. Alhasil aku kedempet sama sepupuku, dan tanganku entah kenapa jadi berasa remuk. Hahahaha...
Pas masuk ke Taman Air, aku niatnya mau menghindar semprotan air. Mepet2 ke tembok gitu, tapi entah kenapa juga aku malah kesemprot terus. Dan sepupu2ku yang pingin kena air malah gak disemprot2.
Pas naik Banana Boat, dahsyat !! Aku nggak bisa renang dan aku kelelep. Untungnya pake jaket pelampung. Hwahahaha.

Ahhhh... sebenernya cuma itu sih ceritanya. Tapi bakal beda suasananya kalo aku cerita langsung pake mulutku sendiri. Hahahaha...

Begitulah..

NB : Pas pulang, pake nyasar dulu di nganjuk. XD

maaf...

MALES NGEBLOG..

BESOK-BESOK AJA AHH..



(: MOHON MAAF LAHIR BATIN YAA... :)

Dampak KKN

Sampai di Jogja, aku harus buka puasa pake steak di Waroeng Steak. HARUS !!!
Benar! Walaupun babe ku nggak ikut gara2 ada buber di kantornya, kemarin (150812) aku sama mami ku ke Waroeng. Kami menggila bersama-sama.
Tapi pas sampai di tempatnya, kami kehabisan kursi. Alamaaak cuma 2 kursi doank masa nggak ada sih...

Dan akhirnya kami numpang di meja orang. Ada satu mas-mas duduk di tempat yang harusnya dipake 4 orang. "Sendiri mas? Boleh gabung?"

Yesss! Dapet tempat duduk. Makan steak berlangsung dengan lancar, tapi pastinya si mas-mas tadi ngrasa risih ngeliat ibu-anak yang pembicaraannya nggak logis. Hahahaa...


***


Hari berikutnya (160812) aku tidur siang di kamar ku yang penuh doraemon. Tidurku yang kelawatan ngebo atau kasur yang super dahsyat nyamannya, yang bikin aku tidur kelamaan. Aku dibangunin sama masku yang udah ada di rumah. Dia dan istrinya lagi mudik ke Jogja. Aku sontak kaget.
Aku masih berasa di pondokan yang biasanya kalo tidur pintu kamar tertutup dan kalo keluar kamar harus pake jilbab. Ya aku kaget lah liat masku masuk kamar, secara dia kan cowok. Pikirku dia itu temen pondokanku. Aku langsung buru-buru nyari jilbab.
"Ngapain bangun bangun kok liat liat jilbab? Ini bukan grosiran woi.. Bangun bangun!!"
"Ha?" mungkin kalo temen-temen sub unitku liat wajahku saat itu, bakal terpingkal-pingkal -apalagi yossi-

Hadoooohhh.... lupa kalo aku udah di rumah...

Lagi... kan mau buber di luar nih sama keluarga. Aku dah beres dan siap buat berangkat. Aku secara spontan langsung pake helm ku.
"Ngapain pake helm? Mau naik motor sendiri?"
"Ha?" lagi-lagi ekspresi anehku muncul untuk yang ke sekian kali selama satu hari ini. Aku lupa kalo perginya naik mobil. Biasanya kan kalo di kebumen, apa-apa naik motor. Hahaha..


***

Apalagi yaa... tunggu yang terjadi selanjutnya..

NB : Aku belum pernah bercerita tentang mimpi-mimpiku selama KKN, yang anehnya sering benar-benar terjadi di pagi harinya. Pingin cerita dan aku masukkan ke Kingdom of Dream ku. Tapi, aku rasa, nggak usah lah.. Hahaha...

Seri KKN : Saatnya berpisah...

Kemarin tepatnya tanggal 15 Agustus 2012 pagi, aku dan teman-teman pulang...

Kebumen bener-bener mengesankan... Banyak hal yang belum aku ceritakan disini...

Berawal dari teman-teman baru, sambutan warga desa yang sedikit menggelitik, anak-anak yang menyenangkan, bahkan menyesakkan (hahaha)..

Hari pertama kami makan di luar, di dekat taman kota, karena nggak ada yang masakin. Biaya yang dikeluarkan super duper mahal. Seporsi 17.000 rupiah. Gilaaaaa... Uang habis cepat klo gini caranya..
Tapi selanjutnya, masalah makan udah beres dan tidak penting buat dibeberkan. HAHAHA...

Kami juga sempat jalan-jalan ke alun-alun, ke toserba, pasaraya, taman kota, sepedaan santai bareng bupati, goa jatijajar, pantai ayah.. pokoknya menyenangkan.

Program KKN ?
Awalnya sangat menyulitkan, dan agak sebelnya, kenapa solusi datang saat sudah hampir sampai di penghujung waktu KKN. Kyaaaaa...
Program slalu berjalan lancar, hambatan hanya ada karena miskomunikasi. Tapi aku rada keteteran sih...

Warga desa?
Di sub unit ku, warganya ramah-ramah, baik-baik, semuanya menerima kami dengan senang hati, apalagi anak-anaknya. Anak-anak senang dan sering sekali datang ke pondokan, bahkan keseringan. Sering juga bikin kami kalangkabut dengan tingkah anak-anak itu. Terutama nara dan bening :')

KKN tanpa cinlok kayak bo'ong gimana gitu. Banyak cinlok di sini.. Tapi itu hanya sekedar cinlok semasa KKN aja. Tapi ya siapa tau berlanjut saat kembali di jogja, ya mana ku tau.. Hahaha.. Nggak ada yang tau masa depan.. :D

Ehmm.. penasaran dengan wajah duo pentolan di sub unitku??
Bandingkan, bagaimana wajah nara dan bening??
(kiri: nara, kanan: bening)

Dan bagaimana wajah mereka saat aku pamitan???

Huhuhuhu.... nggak tega ngliat mereka nangis di depanku. Mereka nggak ngebolehin aku dan temen-temen pulang.. Tapi kami harus pulang.. Dadah nara n bening :')

Setelah pelepasan  tanggal 14 Agustus 2012 malam, setelah nyanyi lagu Rumah Kita dan Kemesraan, kami foto-foto, dan itu pasti nggak akan ku lupakan.. Teman-teman baruku.. Hampir 40 hari bersama-sama. Terutama sub unit 1 yang awalnya jadi sub unit paling pendiam, tapi pada akhirnya, aku sadari, ternyata memang suasana seperti itu yang aku sukai... Gila-gilaan bareng di pondokan tanpa induk semang yang sangat "mengesankan".. Hahaha.. Pokoknya harus ketemu lagi..!!!

kiri ke kanan : Yossi (mama), Hesti (penjol satu), Ima (penjol dua), Nia (penjol tiga), Ubai (papa), Lukman (simbah kakung)

BAKAL KANGEEEENN.... :')
dadah Candiwulan Kebumen :)

Seri KKN : saatnya jalan-jalan nihh...

Ke goa jatijajar dan pantai logending...
Nothing spesial, hanya jalan-jalan.. dan foto-foto.. nggak ada makan-makan, soalnya puasa :D
Yang spesial karena, saat-saat seperti ini tak akan terulang lagi...