Apa ini? Entahlah..
Tadi pas mandi tiba-tiba kepikiran bikin naskah teater. WHAT? Teater buat apaan? Entahlah.
Yang pasti aku pingin bikin aja.
Jadi, apa yang akan aku tulis? Tunggu saja nanti.. hahaha...
Agak menjauh dari yg dibahas sebelumnya.
Akhir-akhir ini aku sering menggalau.. eh.. bukan, tapi lebih pendiam, puitis, dan dramatis.
Apapun yang aku pikirkan, aku tulis dengan kata-kata.
Yaaaa karena itu kesukaanku.
Bukan sekedar menceritakan tentang diriku sendiri.
Setidaknya dengan kalimat-kalimatku, aku jadi tahu banyak juga yang senasib denganku.
Tahukah kau, ini yang dinamakan kejayaan seorang Nia.
Saat dimana Nia bisa memanfaatkan kegalauan.. eh.. bukan, tapi memanfaatkan kesendirian, perasaan kalut, dan dilematis menjadi seonggok kalimat bahkan rentetan kata-kata.
Ya beginilah seorang Nia yang sebenarnya.
Itu kenapa aku lebih suka menulis "status facebook" daripada ngomong di depan umum.
Masa-masa klimaks ini hanya akan terjadi sekejap dan hilang tertutup oleh Nia yang lain.
Pikiran yang penuh ilusi. Lalu..? Entahlah.
Aku Suka Seni, tapi...
Aku suka nggambar, tapi cuma sekedar coret-coret di buku catetan. Dulu suka gambar kartun tapi cuma nyontek dari komik. Sekarang kemampuanku semakin menurun. Nggak bisa selihai dulu. Berharap bisa nglukis wajah dan bikin komik. Tapi...
Aku suka berakting. Sering ngaca di kamar cuma buat monolog. Berharap bisa ikut klub teater dan berakting di depan orang banyak. Tapi...
Aku suka baca puisi. Terkait dengan akting, ekspresiku dapet banget pas baca puisi. Bisa bebas teriak dan nangis-nangis tanpa ada yang mengolok-olok. Apalagi kalo tema puisi nya sesuai sama keadaanku. Berharap bisa baca puisi karya sendiri. Tapi...
Aku suka desain grafis, tapi cuma bisa desain pin. Itu aja sederhana banget. Belum sempat belajar lebih. berharap bisa lihai mendesain apapun. Tapi...
Aku suka seni. Tapi...
Baiklah. Close enough !
Seperti menusuk ulu hati

Selama aku di Biologi, selalu aja para dosen mengingatkan, "Kalau menemukan hal-hal yang menarik, diamati saja. Siapa tau bisa ditanyakan dan menambah pengetahuan kalian."
"Saat kalian jalan-jalan ke pantai dan makan seafood, sekalian aja mengamati, ini kepiting jantan atau betina.."
:Saat aku kuliah tentang tumbuhan, mereka bilang:
"Pasti kalian punya beberapa tanaman di rumah, coba amati duduk daun masing-masing. Dan apakah daunnya merupakan daun tunggal atau majemuk."
=_________=
Pilih Novel atau Makan ??


Gawatnya kalo aku kepincut sama buku yang sliweran di mataku, bisa-bisa nggak makan seminggu deh. Untung aja yang ini nggak jadi beli.. Uang masih utuh yeah.. (tapi tetep beli novel yang lebih murah dan obralan, hahaha, nggak jadi utuh deh..)
WAOOOWWW... !! Jauh lebih murah daripada yg dulu. Iseng-iseng nawar ah, siapa tau bisa lebih murah. Hehehehh..
"35 deh mas..."
"Wah mbak nggak bisa mbak, udah pas itu. Di gramed aja paling banter cuma diskon 15%... bla bla bla.. jadi bisanya tetep 42 ribu, mbak. Saestu itu dah murah banget."
"Yaaahh mas... bermurah hatilah sama diriku ini mas.. Daripada aku ntar bunuh diri lho mas."
"Ya udah lah, buat mbaknya 40 ribu aja. Dua ribunya bisa buat beli es teh atau bayar parkir."
=______=
Setelah berpikir panjang, akhirnya aku beli deh... T^T
Alhasil, uang yang tadi masih 45.000, sekarang ludes jadi tinggal 5.000. Buat parkir 1.000 jadi tinggal 4.000. Hakdyessss!!!
Sekarang aku mikir-mikir, besok mau makan siang pake apa. Kayaknya aku bsk puasa aja deh.
Sekian cerita ku, walau agak lebai, kurang lebih seperti itu cuplikannya.
HAHAHA...
Sekarang aku dah punya ebook "Hafalan Sholat Delisa", "Bidadari-Bidadari Surga", dan beberapa novel Tere Liye yang emang sengaja nggak aku beli (karena berbau romantis --kayaknya--). Entah kenapa aku nggak suka novel romantis --bikin iri sih--
Walau begitu, aku tetep pingin ngoleksi semuanyaaaa (dies)
Sasaran buku selanjutnya apa ya??? Yang nggak berbau romantis atau cinta-cintaan atau apapun yang bikin ngiri. Aku lebih suka buku yang "keren" penuh makna hidup.
TIDAK !!! Belajar yang rajin dulu, dapet beasiswa, barulah boleh beli buku lagi !!!
(masa iya gitu?? hahaha..)
Aku udah menghabiskan banyak uang untuk beli novel, besok aku harus menghasilkan uang dari bikin novel.. Amin..
Sebut Aku.... em.ow.el.i.en

I hate IT
I want to Laugh, I want to Cry, I can't to be Angry

Selalu berusaha menyembunyikan, namun selalu dilecehkan.
Memberi Lonceng Pada Kucing
cerita ini saya cuplik dari www.ceritakecil.com
---berharap mendapatkan hikmah dari cerita ini---

Suatu hari tikus-tikus berkumpul untuk berdiskusi dan memutuskan untuk membuat rencana yang akan membebaskan mereka selama-lamanya dari musuh mereka, yaitu kucing. Mereka berharap paling tidak mereka akan menemukan cara agar tahu kapan kucing tersebut akan datang, sehingga mereka mempunyai waktu untuk lari. Karena selama ini mereka terus hidup dalam ketakutan pada cakar kucing tersebut dan mereka terkadang sangat takut untuk keluar dari sarangnya di siang hari maupun malam hari.
Banyak rencana yang telah didiskusikan, tetapi tak ada satupun dari rencana tersebut yang mereka rasa cukup bagus. Akhirnya seekor tikus yang masih muda bangkit berdiri dan berkata:
Tikus sedang berdiskusi
"Saya mempunyai rencana yang mungkin terlihat sangat sederhana, tetapi saya bisa menjamin bahwa rencana ini akan berhasil. Yang perlu kita lakukan hanyalah menggantungkan sebuah lonceng pada leher kucing itu. Ketika kita mendengar lonceng berbunyi, kita bisa langsung tahu bahwa musuh kita telah datang."
Semua tikus yang mendengar rencana tersebut terkejut karena mereka tidak pernah memikirkan rencana tersebut sebelumnya. Mereka kemudian bergembira karena merasa rencana itu sangat bagus, tetapi di tengah-tengah kegembiraan mereka, seekor tikus yang lebih tua maju ke depan dan berkata:
"Saya mengatakan bahwa rencana dari tikus muda itu sangatlah bagus. Tetapi saya akan memberikan satu pertanyaan: Siapa yang akan mengalungkan lonceng pada kucing tersebut?"
Bunga Sakura??

Dari judul ini pasti langsung teringat Jepang kan??
Nah, sekarang aku pingin sharing tentang bunga Sakura ini. Sekaligus sharing kebingunganku tentang siklus bunga unik berwarna pink ini.
Tadi, aku kuliah tentang tumbuhan, dan membahas sedikit bunga Sakura.
Ternyata munculnya bunga dan daun Sakura ini tidak pernah bersamaan. Saat musim dingin, pohon Sakura akan terlihat 'plontos' tanpa daun dan bunga. Dan saat musim semi, bunga mulai bermekaran (hanami). Saat inilah orang-orang pada piknik di bawah pohon Sakura dihiasi bunga-bunga pink yang indah. Hohoho.. Trus habis musim semi selesai, tibalah musim panas, bunga Sakura gugur dan tumbuh kuncup daun untuk menggantikannya. Di musim panas, yang ada adalah daun Sakura tumbuh lebat menghiasi tangkai-tangkainya. Selanjutnya musim berganti menjadi musim gugur, daun berguguran, jalan-jalan dihiasi daun yang menguning... dan pada akhirnya kembali ke musim dingin, pohon jadi 'plontos' lagi.. :D
Keren yaa??
Ehmm.. itu sih sepenangkapku dari kuliah tadi, kalo keliru ya maap. Yang jelas, di tiap musimnya, Sakura ini sangat menyesuaikan keadaan. Bukan hanya Sakura, semua tumbuhan juga punya tipe beradaptasinya sendiri-sendiri :)
My Plain Day
Entah hanya perasaan ku aja atau memang seperti ini, rasanya seharian tadi seperti kurang garam dan merica, bahkan kurang gula. Datar-datar aja.
Gak bergejolak seperti biasanya. Gak hepi, gak sedih, gak galau juga. Kayaknya seharian tadi bener-bener berbeda dan ini jarang terjadi dalam hidupku. Mungkin ini gara-gara aku langsung pulang sehabis kuliah. Biasanya kan nongrong-nongkrong dulu di kampus sampe malem.
:)
Kingdom of Dream (2)

WAOOWW... Hasil Jepretanku ada di National Geographic
Hehehe...
Awalnya aku tu jalan-jalan di Pantai Baron sama temen-temenku, terus aku naik ke bukitnya. Aku lihat, pemandangannya keren banget, dan akhirnya aku potret deh. Berhubung aku punya akun di National Geographic, aku aplod deh, iseng gitu lahh.. Dan ternyata dilirik juga buat mewakili gambar Pantai Baron di berita yg dibuat Mbak Gloria (si pembuat berita).
-pending dulu-
Suka Jalan-Jalan
Kingdom of Dream (1)

Entah kenapa saya berada di sini. Di suatu ruangan yang terlalu banyak orang. Heyy.. itu ada Nadia, teman kuliahku dulu yang sekarang udah pindah kampus. Hohoho, tak apa apa lah di tempat asing, setidaknya ada temannya.
"Di sana lah tempat itu." Nadia menunjuk ke suatu pulau kecil yang terdapat gunung batu di tengah-tengahnya. Emang ada ya di Jogja yang seperti itu?
Waoww.... ini apa??




