Pasrah
Gapai karir dulu aja.
Kalau kamu udah tenang dan gak lagi ada pikiran galau tentang cinta, insya Allah jawaban itu akan muncul kok. Kan duniamu akan lebih penuh cerita kalau yang ditunggu-tunggu datang dengan cara yang tak terduga. Wk.
Gitu kata temenku.
Umur segitu gak boleh galau cuma gara-gara cowok.
Sipp.
Problema cewek digantungin antar pulau
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Senin, Juli 10, 2017
/
Comments: (0)
Aku sudah berulang kali jadi korban yang kayak ginian. Digantungin antar pulau. Maka, aku tak ingin ini terjadi lagi.
.........
Kalau saja kau tak merantau, aku tak mungkin menanyakan hal itu secepat ini.
Kenapa? Karena aku tak mau menunggumu dalam kesia-siaan.
Aku terlalu setia pada satu hal, bahkan kamu. Walau tanpa ada status, aku sudah terlalu nyaman, dan aku akan setia pada seseorang yang telah membuatku nyaman.
Maka aku butuh kepastian itu.
Agar aku tau, porsiku untuk menempatkan diri.
Jika kamu anggap aku teman saja, maka aku bisa bebas mencari yg lain tanpa menunggumu.
Jika kami anggap aku lebih dari teman, dan memperlakukan hal sepeti ini hanya padaku, maka aku akan bersabar sampai kamu pulang.
Sudah kubilang saat itu, jadi cewek utu serba salah. Walau pada akhirnya tetap saja cewek selalu menganggap si cowok yg salah. Haha.
Salah sendiri, gak jawab. Salah sendiri nggantungin. Salah sendiri bikin baper. Wkwk.
Oke, kalau sudah begini, nasi sudah jadi bubur.
Mungkin ini artinya aku harus move on.
Kalau km berubah pikiran, misal pingin jawab suatu saat, aku akan tetap mendengarkan. Tp jgn salahkan kalau ternyata aku nantinya udah move on ya.
SEMANGAT!!
.........
Kalau saja kau tak merantau, aku tak mungkin menanyakan hal itu secepat ini.
Kenapa? Karena aku tak mau menunggumu dalam kesia-siaan.
Aku terlalu setia pada satu hal, bahkan kamu. Walau tanpa ada status, aku sudah terlalu nyaman, dan aku akan setia pada seseorang yang telah membuatku nyaman.
Maka aku butuh kepastian itu.
Agar aku tau, porsiku untuk menempatkan diri.
Jika kamu anggap aku teman saja, maka aku bisa bebas mencari yg lain tanpa menunggumu.
Jika kami anggap aku lebih dari teman, dan memperlakukan hal sepeti ini hanya padaku, maka aku akan bersabar sampai kamu pulang.
Sudah kubilang saat itu, jadi cewek utu serba salah. Walau pada akhirnya tetap saja cewek selalu menganggap si cowok yg salah. Haha.
Salah sendiri, gak jawab. Salah sendiri nggantungin. Salah sendiri bikin baper. Wkwk.
Oke, kalau sudah begini, nasi sudah jadi bubur.
Mungkin ini artinya aku harus move on.
Kalau km berubah pikiran, misal pingin jawab suatu saat, aku akan tetap mendengarkan. Tp jgn salahkan kalau ternyata aku nantinya udah move on ya.
SEMANGAT!!
Kacau balau galau
Ini bermula dari mama yg hari ini ulang taun dan bilang, "Menikahlah biar mama lega."
Oke..
Aku mau cerita.
Dulu aku pernah suka sama cowok. Udah mulai nyaman sama dia, tapi dia pergi jauh ke pulau seberang untuk bekerja.
Dia pernah menjanjikan banyak hal yang bisa buat aku yakin sama dia.
Bodohnya aku, aku terlalu setia.
Sampai suatu saat dia mengatakan padaku, "Kamu move on aja ya."
Itu pernyataan sepihak yang bikin aku sakit sepanjang tahun.
Sampai pada akhirnya, setahun kemudian dia menikah di sana tanpa ada kabar sepeserpun.
Fix. Itu bikin aku syok. Dan berhasil buat aku gagal move on sekian bulan.
Selanjutnya aku dekat lagi dengan seseorang, aku berhasil nyaman dengannya.
Dan lagi-lagi, dia harus ke kampung halamannya di pulau seberang. Kedekatanku bisa awet cukup lama sampai pada akhirnya...
Aku tau bahwa kami tak mungkin bersama. Dia tak pernah menganggapku apa-apa. Hanya teman kuliah yang sempat deket sebagai sahabat.
Dan sekarang. Terulang lagi kejadian yang sama.
Aku nyaman dengan seorang cowok dimana pertemuan kita sungguh tak terduga.
Aku kenal sudah lama, tapi baru mulai dekat setengah tahun ini.
Dia sedang mencari rejeki di pulau seberang. Dan dia pulang kampung di kota sebelah, setahun sekali. Kami baru sempat ketemu dua kali.
Tapi lagi-lagi bodohnya aku, aku kelewat baper sama dia.
Aku pun tak tau apa yang dia rasakan. Bisa jadi dia cuma anggep aku teman dekat, teman yang bisa diajak ngakak bareng, teman yang hanya teman biasa.
Tapi aku menganggap dia lebih dari itu. Selalu saja seperti itu.
Kesalahan terbesarku adalah aku terlalu baper sama segala hal.
Penasaran terbesarku, kenapa semuanya harus tentang pulau seberang?
Aku udah berkali-kali jadi konsultan masalah hati dari temen-temenku. Dan mereka sukses menghadapinya. Tapi aku, GAGAL TOTAL menghadapinya.
Semoga kamu baca. Dan bisa memberikan kepastian atas kegalauanku.
Oke..
Aku mau cerita.
Dulu aku pernah suka sama cowok. Udah mulai nyaman sama dia, tapi dia pergi jauh ke pulau seberang untuk bekerja.
Dia pernah menjanjikan banyak hal yang bisa buat aku yakin sama dia.
Bodohnya aku, aku terlalu setia.
Sampai suatu saat dia mengatakan padaku, "Kamu move on aja ya."
Itu pernyataan sepihak yang bikin aku sakit sepanjang tahun.
Sampai pada akhirnya, setahun kemudian dia menikah di sana tanpa ada kabar sepeserpun.
Fix. Itu bikin aku syok. Dan berhasil buat aku gagal move on sekian bulan.
Selanjutnya aku dekat lagi dengan seseorang, aku berhasil nyaman dengannya.
Dan lagi-lagi, dia harus ke kampung halamannya di pulau seberang. Kedekatanku bisa awet cukup lama sampai pada akhirnya...
Aku tau bahwa kami tak mungkin bersama. Dia tak pernah menganggapku apa-apa. Hanya teman kuliah yang sempat deket sebagai sahabat.
Dan sekarang. Terulang lagi kejadian yang sama.
Aku nyaman dengan seorang cowok dimana pertemuan kita sungguh tak terduga.
Aku kenal sudah lama, tapi baru mulai dekat setengah tahun ini.
Dia sedang mencari rejeki di pulau seberang. Dan dia pulang kampung di kota sebelah, setahun sekali. Kami baru sempat ketemu dua kali.
Tapi lagi-lagi bodohnya aku, aku kelewat baper sama dia.
Aku pun tak tau apa yang dia rasakan. Bisa jadi dia cuma anggep aku teman dekat, teman yang bisa diajak ngakak bareng, teman yang hanya teman biasa.
Tapi aku menganggap dia lebih dari itu. Selalu saja seperti itu.
Kesalahan terbesarku adalah aku terlalu baper sama segala hal.
Penasaran terbesarku, kenapa semuanya harus tentang pulau seberang?
Aku udah berkali-kali jadi konsultan masalah hati dari temen-temenku. Dan mereka sukses menghadapinya. Tapi aku, GAGAL TOTAL menghadapinya.
Semoga kamu baca. Dan bisa memberikan kepastian atas kegalauanku.
Musuh terbesarku adalah...
![]() |
| Aku benar-benar tidak paham dengan alur hidup ini. |
Rasa paling menyiksa di hidupku adalah..
"Kesepian dalam keramaian"
Dari rasa kesepian itu, akan menimbulkan mood yang sungguh beradu. Apalagi jika tak ada satu pun yang menanggapi semua emosiku.
Dari rasa kesepian itu, akan muncul perasaan yang lebih parah dari itu. Apalagi jika kamu dibully.
Di saat-saat tertentu, aku merasa dibully adalah tanda bahwa mereka sayang padaku. Tapi jika aku merasa kesepian, bullying adalah suatu hal yang sangat membuatku hancur terpuruk. Merasa sangat tidak beruntung dan lain sebagainya.
Maka ketika aku menemukan seseorang yang menurutku pantas untuk aku jadikan tempat berbagi, tempat bercerita, dan bahkan aku tak segan-segan mengeluarkan jati diriku yang sebenarnya, aku merasa lupa dengan kesepian itu. Dan aku bisa merasakan ternyata ada yang peduli denganku. Aku akan senantiasa mendukung dia, mendoakan dia, dan mendengarkan saran baiknya.
Tapi jika ternyata seseorang itu tidak bisa menerima kenyataan bahwa aku seperti ini, maka hancurlah aku.
Sampai saat ini, detik ini, aku masih menganggap kesepian adalah musuh terbesarku.
Setan akan mudah mempengaruhi jiwa yang kesepian.
Tapi beberapa dari kalian menganggapku sungguh annoying. I'm so sorry.
Hey you, I hope you know what I feel.
Bahagia itu Bersyukur
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Selasa, Juni 13, 2017
/
Comments: (0)
![]() |
| Bersyukurlah bahwa langit itu luas, dan saya tembem. Ahahaha.. =3 |
Assalamualaikum, gaes..
Aku suka banget sama isi pengajian Nuzulul Qur'an barusan ini. Pengajian disampaikan oleh Ustadz Ade.
Ada beberapa yang aku garis bawahi. Tapi aku paling suka yang bagian:
"Jangan mau diperdaya oleh duniawi"
Kebahagiaan di dunia ini patokannya bukanlah harta dan tahta. Kebahagiaan kita seharusnya dilandasi dengan Al Qur'an.
Intinya, kalau kita percaya bahwa Allah akan memberi hamba-Nya rezeki, ya sudah, cukup itu saja.
Kalau kita pikir kaya raya adalah sumber kebahagiaan, berarti orang miskin, gak boleh bahagia dong?
Kalau kita pikir punya jabatan tinggi adalah sumber dari kebahagiaan, berarti pengangguran gak boleh bahagia dong?
Tapi kebanyakan dari kita ini gengsi sama "kata orang". Orang-orang dengan bangganya cerita kalau dia kerja di perusahaan besar dunia, gajinya ratusan juta, rumahnya bak istana, lalu kita tiba-tiba merasa hanya butiran debu yang sangat sengsara.
Heloooo.. Emang yakin kalau orang-orang yang bisa nyombong itu lebih bahagia dari kita? Atau jangan-jangan mereka malah sedang was-was apakah rumahnya aman kalau ditinggal, apakah pembantu-pembantunya bisa dipercaya, atau apakah mobilnya sudah dikunci atau belum.
See.. Nggak ada yang bisa jadi dasar kebahagiaan kecuali keimanan kita terhadap Allah SWT.
Buat apa rempong ngurusi hidup orang, uruslah diri kita sendiri, apakah kita sudah bersyukur atas semua nikmat yang ada? Syukurilah semua yang telah diberikan. Udara, sinar matahari, tanah untuk menapak, air hujan, dll.
Dan dengan bersyukur, kebahagiaan itu akan muncul dengan sendirinya. :)
Bismillah.
Wassalamu'alaikum.. Semoga bermanfaat.
XD
Bahagia itu sederhana
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Senin, Juni 12, 2017
/
Comments: (0)
Udah lama aku gak ngegalau di blog ini. Biasanya aku ngegalau langsung di Line atau Fb sekalian. Atau japri seseorang atau spamming ke grup WA. Gak sembarang orang yg bisa aku jadiin tempat iyik. Cuma orang2 yg bisa aku percaya aja sih. Dan yg jelas orang yg peduli sama aku aja. Eaa.
Ini intinya aku cuma mau Say Hey aja sama blogku yg usang ini.
Beberapa bulan yg lalu aku mengalami berulang2 masalah dgn pekerjaanku maupun calon pekerjaanku. Dan aku pernah update status di BBM (skrg aku udah uninstall BBM). Gini statusnya:
Terus si Anin komen, "Ke Bank aja mbak."
Aku langsung ogah. Jujur aja sih ya.. Secara elegansi, emang keren bgt klo kerja di Bank. Tapi aku gak mau, soalnya kerja di Bank itu masih kontroversi, minimal kontroversi dalam benakku.
Ya aku mah cuma bisa doa aja. Dan sambil mencari-cari pekerjaan, sambil aku mengulik kembali masa lalu. Apakah ada sesuatu hutang yg belum aku bayarkan.
Ternyata ada.
Aku ada nazar puasa 5 hari atas suatu keberhasilan di masa lalu. Dan sampai saat itu aku masih blm juga membayarnya.
Maka aku putuskan untuk membayar nazar di waktu itu.
Setelah semua terbayar, seketika tawaran kerja datang besoknya.
Aku jalani semua proses melamar kerja dan Alhamdulillah aku diterima.
Fakta menarik lainnya adalah... Pekerjaan ini libur hari Sabtu Minggu dan tanggal merah libur sesuai kalender.
Bahagia banget rasanya.. XD
Memang, bahagia itu sederhana.
Ini intinya aku cuma mau Say Hey aja sama blogku yg usang ini.
Beberapa bulan yg lalu aku mengalami berulang2 masalah dgn pekerjaanku maupun calon pekerjaanku. Dan aku pernah update status di BBM (skrg aku udah uninstall BBM). Gini statusnya:
"Aku pingin kerja yang tanggal merah libur. "
Terus si Anin komen, "Ke Bank aja mbak."
Aku langsung ogah. Jujur aja sih ya.. Secara elegansi, emang keren bgt klo kerja di Bank. Tapi aku gak mau, soalnya kerja di Bank itu masih kontroversi, minimal kontroversi dalam benakku.
Ya aku mah cuma bisa doa aja. Dan sambil mencari-cari pekerjaan, sambil aku mengulik kembali masa lalu. Apakah ada sesuatu hutang yg belum aku bayarkan.
Ternyata ada.
Aku ada nazar puasa 5 hari atas suatu keberhasilan di masa lalu. Dan sampai saat itu aku masih blm juga membayarnya.
Maka aku putuskan untuk membayar nazar di waktu itu.
Setelah semua terbayar, seketika tawaran kerja datang besoknya.
Aku jalani semua proses melamar kerja dan Alhamdulillah aku diterima.
Fakta menarik lainnya adalah... Pekerjaan ini libur hari Sabtu Minggu dan tanggal merah libur sesuai kalender.
Bahagia banget rasanya.. XD
Memang, bahagia itu sederhana.
Jam operasional Kantor Kecamatan
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Minggu, Februari 05, 2017
/
Comments: (0)
Bagi kalian yang pingin mengurus berkas kependudukan apapun dan mau datang ke kecamatan, saya akan coba share jam kerja operasional di kecamatan, khususnya kecamatan Wirobrajan, Yogyakarta.
Senin - Kamis :
Jam kerja : 7.30 - 15.30
Jam operasional : 8.00 - 15.00
Jumat :
Jam kerja : 7.30 - 14.30
Jam operasional : 8.15 - 14.00
Jam istirahat : 11.30 - 13.00 (Jumatan)
LIBUR : Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
* Tiap hari Jumat adalah hari Krida, dimana para pegawai melakukan kegiatan olah raga terlebih dulu.
Ini berdasar dari pengalaman saya. Jadi jangan sampe kecelik yaa.. ;)
Semoga bermanfaat gaess..
NB: bisa saja berbeda, sesuai daerah masing-masing.
Senin - Kamis :
Jam kerja : 7.30 - 15.30
Jam operasional : 8.00 - 15.00
Jumat :
Jam kerja : 7.30 - 14.30
Jam operasional : 8.15 - 14.00
Jam istirahat : 11.30 - 13.00 (Jumatan)
LIBUR : Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
* Tiap hari Jumat adalah hari Krida, dimana para pegawai melakukan kegiatan olah raga terlebih dulu.
Ini berdasar dari pengalaman saya. Jadi jangan sampe kecelik yaa.. ;)
Semoga bermanfaat gaess..
NB: bisa saja berbeda, sesuai daerah masing-masing.
CARA MEMBUAT SKCK BARU 2017
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Rabu, Februari 01, 2017
/
Comments: (0)
Karena aku habis buat SKCK, mending aku share aja ya gimana prosedurnya.
1. Bawa fotokopi KTP dan fotokopi KK. Tanpa surat pengantar RT RW Lurah Camat, langsung bawa ke Polsek.
2. Di polsek bakalan dibuatin surat pengantar sidik jari ke Polres.
3. Habis dapet surat pengantar, langsung ke Polres dengan membawa syarat-syarat sebagai berikut:
- 1 fotokopi KTP
- 1 fotokopi Akta Kelahiran
- 1 fotokopi KK
- Pas foto ukuran 4x6 sebanyak 6 buah
- Surat rekomendasi dari Polsek
![]() |
| Syarat untuk pengeluaran SKCK dan pembuatan rumus sidik jari |
4. Ke Polres langsung di bagian rekam sidik jari. Ikuti saja prosedur disana. Jangan lupa ingat-ingat tinggi badan dan berat badanmu.
5. Setelah rekam sidik jari, langsung ke bagian SKCK. Nanti bakal isi formulir yang lumayan banyak. Perlu diingat umur orang tua dan saudara ya.. Karena bakalan diisikan juga.
6. Selesai isi formulir, dikumpulkan formulir beserta semua berkas syarat tadi. Dan bayar Rp 30.000,- mulai dari Januari 2017 (tadinya 10rb).
![]() |
| Kwitansi pembayaran PNBP pembuatan SKCK |
7. Nunggu panggilan, udah deh jadi.
Beresss... :)
Kalau mau perpanjang masa berlaku, gak usah ke Polres lagi. Cukup ke Polsek aja. Kecuali klo buat daftar CPNS harus ke Polres. ;)
Semoga bermanfaat ya gaess.. :D
Bagaimana cara mendaftar jadi anggota Perpusda DIY?
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Selasa, Januari 17, 2017
/
Comments: (0)
![]() |
| Tampak dari pintu gerbang. Cuaca mendung yaa.. |
Hai, apa kabar semuanya?
Mulai hari ini insya Allah aku bakal share hal-hal yang bermanfaat buat kita semua.
Hal pertama yang akan aku share kali ini adalah "CARA MENDAFTARKAN MEMBER ATAU KEANGGOTAAN PERPUSTAKAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA"
Seperti yang kalian tau, gedung perpusda sekarang ini udah pindah ke timur JEC. Dan sekarang gedungnya jadi besar banget. Namanya gedung GRHATAMA PUSTAKA.
Pasti bingung deh kalo masuk situ. Aku juga bingung ini. Haha. Apa lagi aku cuma sendirian.
![]() |
| Bagian dalam perpusda DIY dari sisi ruang koleksi umum |
Oke jadi bagaimana caranya biar bisa jadi anggota perpus? Caranya adalah dengan membuat KARTU ANGGOTA.
Apa yang harus dipersiapkan sebelumnya? Mari kita simak:
1. Kartu identitas (KTP Yogya/KTM). Untuk KTP luar jogja aku kurang tau ya gimana. Kemungkinan harus pake surat keterangan domisili dari RT RW. Ya tau lah, perpus ini memang spesial diperuntukkan bagi warga DIY.
2. Wajah yang cantik/ganteng. Ehhh.. Jangan dikira bercanda yaa.. Ini serius.
Yukk sekarang kita lanjut ke tahapan, gimana cara buat kartu anggota. Mari disimak :
1. Datang ke bagian informasi. Lalu bilang ke petugas "Mbak, mau bikin kartu anggota."
2. Pasti akan ditanya, "Pelajar, Mahasiswa, atau Umum?"
3. Selanjutnya petugas akan meminta kartu identitas. Jika pelajar ya Kartu Pelajar, jika mahasiswa ya KTM, jika umum ya KTP.
4. Petugas akan mengembalikan karti identitas dan memberikan fotokopi kartu identitas yang selanjutnya kita bawa untuk masuk ke tahap berikutnya.
5. Kita akan dipersilakan masuk ke ruangan sebelah untuk mengisi formulir data diri di komputer. Data diri seperti pada umumnya.
6. Selanjutnya kalau sudah selesai, langsung dapet nomor anggota yang tercantum pada layar komputer. Saran saya, dicatat dulu saja.
7. Tanda tangan di buku untuk selanjutnya masuk ke tahap berikutnya.
8. Nah tahap ini lah yang membutuhkan kecantikan/kegantengan kita. Tahap foto anggota. Foto ini akan langsung dijepret dan dicetak, yang selanjutnya dipajang di kartu anggota kita.
9. Tahap sudah selesai, tinggal nunggu kartu jadi. Sambil nunggu kartu jadi, kita bisa masuk ke perpus dulu buat baca-baca. Jangan lupa isi daftar pengunjung.
10. Pengambilan kartu ada di bagian informasi tadi. Dan fix kita sudah jadi anggota perpusda DIY.
Oiya, untuk masuk ke wilayah perpus, harus bener-bener menaati ketentuan yang berlaku yaa..
![]() |
| Ketentuan umum pemustaka |
Bagaimana? Simple kan?
Yukk jangan ragu buat ke perpus.
Kalo masih bingung, nanti di sana ada satpam yang bisa bantu kebingunganmu.. Hehe.
Semangaaat!!!
Resolusi 2017. Bismillah.
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Rabu, Januari 11, 2017
/
Comments: (0)
Ketika masalah masa lalu ditriger tiap bulan pas masa PMS. Hahaha...
Sebenarnya kalau dipikir-pikir, masalah di hidup ini pasti nggak ada habisnya. Tapi menjadi masalah besar ketika masalah masa lalu muncul karena ada triger.
Aku udah mulai terbiasa dengan masalah hidup. Rejeki mungkin belum berpihak padaku. Jadi aku berusaha legowo. Tapi semua bakal berubah ketika masa PMS datang. Semuanya jadi masalah berat buatku. Padahal itu biasa-biasanya. Notabene masalah yang harusnya udah dilupakan, itu malah jadi muncul lagi gara-gara hormon sedang tidak menentu.
Apa sih masalahnya?
Yaa nggak jauh-jauh dari rejeki dan jodoh. Padahal itu semua udah ada yang ngatur kan ya?
Mungkin aku emang kurang bersyukur.
Mungkin aku emang kurang ibadah.
Puasaku belum beres. Tahajudku belum tuntas. Sholatku belum tepat waktu.
Huff..
Berat memang.
Mulai saat ini aku sudah menentukan resolusi 2017 ku.
Aku harus rajin puasa.
Tahajud tiap malam.
Ngaji tiap habis maghrib.
Sholat sunnah dibanyakin.
Insya Allah, semua itu akan ada jalannya.
Bismillah.
Sebenarnya kalau dipikir-pikir, masalah di hidup ini pasti nggak ada habisnya. Tapi menjadi masalah besar ketika masalah masa lalu muncul karena ada triger.
Aku udah mulai terbiasa dengan masalah hidup. Rejeki mungkin belum berpihak padaku. Jadi aku berusaha legowo. Tapi semua bakal berubah ketika masa PMS datang. Semuanya jadi masalah berat buatku. Padahal itu biasa-biasanya. Notabene masalah yang harusnya udah dilupakan, itu malah jadi muncul lagi gara-gara hormon sedang tidak menentu.
Apa sih masalahnya?
Yaa nggak jauh-jauh dari rejeki dan jodoh. Padahal itu semua udah ada yang ngatur kan ya?
Mungkin aku emang kurang bersyukur.
Mungkin aku emang kurang ibadah.
Puasaku belum beres. Tahajudku belum tuntas. Sholatku belum tepat waktu.
Huff..
Berat memang.
Mulai saat ini aku sudah menentukan resolusi 2017 ku.
Aku harus rajin puasa.
Tahajud tiap malam.
Ngaji tiap habis maghrib.
Sholat sunnah dibanyakin.
Insya Allah, semua itu akan ada jalannya.
Bismillah.
AKU STRESS...
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Kamis, Januari 05, 2017
Kategori
belajar,
cerita hidup,
info,
kuliah,
pengalaman
/
Comments: (0)
Kalau kuliah di Psikologi Sains nanti akhirnya bukan jadi psikolog, tapi tetep jadi ilmuwan. Karena basisnya adalah penelitian. Bukan ke arah profesi psikolog. Mungkin kalau diterka ya semacam bikin kuisioner dan hasilnya ditelaah sesuai prosedur keilmuan yang ada. Sehingga bisa menghasilkan suatu teori baru mengenai permasalahan yang telah ada. Wediaaaaannn.. Omong opo aku.. Hahaa..
Oke!
- Niat buat kuliah udah ada.
- Semangat buat nyari persyaratan udah ada.
- Semangat buat nanya-nanya tentang yang tidak aku tahu, udah ada.
Kurang apa lagi?
Yak benar!! Duit!
Semuanya pasti ujung-ujungnya duit. Kemarin aku ke kampus Psikologi buat nanya-nanya tentang prosedur dan persyaratan. Ada matrikulasi dan sebagainya.
"Untuk biaya pendaftaran berapa ya, Pak?"
"Pendaftaran Rp 750.000,00 dibayar lewat BNI. "
"Lalu untuk biaya matrikulasi berapa ya, Pak?"
"Ya sama kayak biaya semester, Rp 9.000.000,00."
"Oh. Baiklah. Makasih Pak." (heavy breath)
Emang sih, biaya kuliah S2 emang sekitaran segitu. Bahkan kalau S2 di Biologi pun mencapai 10 jeti.
Tapi kalau dipikir-pikir, dengan ekonomi yang kayak gini, mana tega aku minta dibayarin ortu segitu banyaknya. Gaji berapa bulan tuh segitu, masa iya cuma buat biayain aku kuliah. (heavy breath again)
Oke, mau nggak mau aku kudu nyari beasiswa. Semoga ada yang nyantol beasiswanya. Kalau enggak ada yang lolos, aku nggak jadi kuliah S2. Mungkin aku lebih milih kursus menjahit atau malah kuliah S1 lagi di tempat yang lain.
Tapi tetep disambi nyari kerja yang bener. Iya, bener!!
Bismillah. Semua ini udah jalannya. Mungkin emang harus gini dulu buat mencapai sukses dunia akhirat. Aamiin..
______________________---_____________
UPDATE
Aku gak jd S2. Beasiswa semakin susah syaratnya. Dan otakku udah mulai njeblug. Maka saya pilih bekerja saja. S1 saja cukup kok gaes. Aamiin. Wkwk.
______________________---_____________
UPDATE
Aku gak jd S2. Beasiswa semakin susah syaratnya. Dan otakku udah mulai njeblug. Maka saya pilih bekerja saja. S1 saja cukup kok gaes. Aamiin. Wkwk.
Tes MBTI lagi
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Senin, Desember 19, 2016
Kategori
info,
just for fun
/
Comments: (0)
Setelah sekitar hampir 3 tahun yang lalu, tepatnya Februari 2014, aku pernah mencoba tes MBTI.
Katanya sih itu penting buat menentukan pekerjaan yang sesuai dengan kepribadianmu.
Ini hasil tes MBTI ku waktu itu, bisa cek di sini : KLIK
Nah itu kan ya, jelas banget kalo hasil tes MBTI itu bergantung sama mood, alias bisa banget buat berubah-ubah.
Waktu itu aku pernah dapet hasil ESTP (The Doer).
Terus beberapa saat kemudian aku tes lagi. Hasilnya ESFP (The Performer).
Aku coba tes lagi di mood yang berbeda, hasilnya INFP (The Idealist).
Sekarang, baru aja, aku tes MBTI lagi dan hasilnya mengejutkan. Aku dapet hasi ESTP lagi.
Itu artinya: "The Doers" (Pelaku) & "Promoter" (Promotor)
Kalo menurut website yang aku pakai kali ini (mbti.anthonykusuma.com), penjelasannya seperti ini:
Katanya sih itu penting buat menentukan pekerjaan yang sesuai dengan kepribadianmu.
Ini hasil tes MBTI ku waktu itu, bisa cek di sini : KLIK
Nah itu kan ya, jelas banget kalo hasil tes MBTI itu bergantung sama mood, alias bisa banget buat berubah-ubah.
Waktu itu aku pernah dapet hasil ESTP (The Doer).
Terus beberapa saat kemudian aku tes lagi. Hasilnya ESFP (The Performer).
Aku coba tes lagi di mood yang berbeda, hasilnya INFP (The Idealist).
Sekarang, baru aja, aku tes MBTI lagi dan hasilnya mengejutkan. Aku dapet hasi ESTP lagi.
Itu artinya: "The Doers" (Pelaku) & "Promoter" (Promotor)
Kalo menurut website yang aku pakai kali ini (mbti.anthonykusuma.com), penjelasannya seperti ini:
PENJELASAN SINGKAT
Fleksibel dan Toleran, mereka mengambil pendekatan praktis yang berfokus pada hasil yang langsung. Teori dan penjelasan konseptual membosankan bagi mereka ? mereka biasanya bertindak energik untuk memecahkan masalah. Berfokus pada dimana mereka saat ini, dan sekarang, bersifat sponta, menikmati saat-saat dimana mereka bisa aktif berinteraksi dengan orang lain. Menikmati kenyamanan material dan gaya. Mereka belajar sangat baik belajar dengan melakukan sesuatu.
CIRI-CIRI
- Spontan, Aktif, Enerjik, Cekatan, Cepat, Sigap, Antusias, Fun dan penuh variasi.
- Komunikator, asertif, to the point, ceplas-ceplos, berkarisma, punya interpersonal skill yang baik.
- Baik dalam pemecahan masalah langsung di tempat. Mampu menghadapi masalah, konflik dan kritik. Tidak khawatir, menikmati apapun yang terjadi.
- Cenderung untuk menyukai sesuatu yang mekanistis, kegiatan bersama dan olahraga.
- Mudah beradaptasi, toleran, pada umumnya konservatif tentang nilai-nilai. Tidak suka penjelasan terlalu panjang. Paling baik dalam hal-hal nyata yang dapat dilakukan.
SARAN PENGEMBANGAN
- Belajarlah memahami perasaan dan pemikiran orang lain terutama saat bicara dengan mereka.
- Belajarlah untuk sabar, menikmati proses, tidak semua hal bisa dicapai dengan cepat.
- Sesekali luangkan waktu untuk merenung dan merencanakan masa depan Anda.
- Cobalah untuk mencatat pengamatan-pengamatan Anda termasuk detailnya.
PROFESI YANG COCOK
Marketing, Sales, Polisi, Entrepreneur, Pialang Saham, Technical SupportPARTNER ALAMI
ISFJ atau ISTJ
Nah, kali ini yang aku garis bawahi adalah bagian Entrepreneur. Dari beberapa profesi, yang aku sukai cuma itu. Entah kenapa dari dulu aku selalu dapat saran buat jadi Sales dan Marketing. Padahal aku nggak suka. Atau kemungkinan besar aku udah salah jurusan. Hahaha.. Kalo itu mah, udah jelas dari dulu :D
Aku sekarang bingung mau ngapain.. :(
Sahabat itu cuma mitos kayaknya
Ketika aku menganggap mereka sahabat, ternyata mereka punya sahabat mereka sendiri dan itu bukan aku.
Rasanya lebih sedih daripada putus cinta.
Disitu aku ngrasa, kayaknya aku emang nggak punya sahabat.
Apa sih itu sahabat?
Mereka yang suka cerita ttg kebahagiaan mereka ketika kita sedih?
Atau curhat sedih dan berharap kita juga ikut sedih?
Aku pikir kok sahabat itu cuma mitos ya?
Ah sudah lah...
H-3 Huff Huff Huff..
Ini tulisan
Restu Dinda Kurnia
on Selasa, November 08, 2016
Kategori
cerita hidup,
curhat
/
Comments: (0)
Udah 3 tahun belakangan ini aku sangat tidak menikmati bulan November. Banyak dilema dan pertimbangan. Bahkan carut marut pikiran jadi tambah kacau.
Di bulan November, usiaku bertambah secara numerik. Bukan bahagia yang aku rasakan. Mungkin bersyukur karena masih diberikan kesehatan dan lingkungan yang baik. Alhamdulillah. Tapi di sisi lain, aku merasa aku adalah makhluk paling nggak berguna selama ini. Di kala yang lainnya sibuk meningkatkan karirnya, dan yang lainnya sibuk menimang baby nya. Aku?
Ya, kau lihat sendiri lah.
Tapi semoga semua ini ada hikmahnya. Rencana kita tak akan selalu mulus jika tidak diijabah oleh Allah. Insya Allah dengan semua rencana indah-Nya, aku bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Bismillah buat kuliah lagi.
Belajar dari pelajaran dan pemahaman hidup.
Semoga tahun 2017 aku udah menemukan jalan yang sesuai dengan rencana Allah. Aamiin.
Di bulan November, usiaku bertambah secara numerik. Bukan bahagia yang aku rasakan. Mungkin bersyukur karena masih diberikan kesehatan dan lingkungan yang baik. Alhamdulillah. Tapi di sisi lain, aku merasa aku adalah makhluk paling nggak berguna selama ini. Di kala yang lainnya sibuk meningkatkan karirnya, dan yang lainnya sibuk menimang baby nya. Aku?
Ya, kau lihat sendiri lah.
Tapi semoga semua ini ada hikmahnya. Rencana kita tak akan selalu mulus jika tidak diijabah oleh Allah. Insya Allah dengan semua rencana indah-Nya, aku bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Bismillah buat kuliah lagi.
Belajar dari pelajaran dan pemahaman hidup.
Semoga tahun 2017 aku udah menemukan jalan yang sesuai dengan rencana Allah. Aamiin.












